Liberalisme

ilustrasi

Oleh : Buyung Kaneka Waluya

Liberalisme...; adalah sebuah ideologi kenegaraan..., pandangan filsafat..., dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman...; bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama.

Secara umum..., liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas...; dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu dan menolak adanya pembatasan..., doktrin dan dogma..., khususnya dari pemerintah dan agama.

Dalam masyarakat modern...; liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi..., karena keduanya sama-sama berdasarkan kebebasan rakyat.

Ada tiga hal mendasar dari Ideologi Liberalisme..., yaitu...:

1. Kehidupan,
2. Kebebasan/ Kemerdekaan..., dan
3. Hak Milik (Life..., Liberty..., and Property).

Di bawah ini..., adalah nilai-nilai pokok yang bersumber dari tiga nilai dasar Liberalisme tersebut..., yaitu...:

Kesetaraan derajat (Hold the Basic Equality of All Human Being)..., bahwa manusia mempunyai derajat yang sama dalam segala bidang kehidupan..., politik..., sosial..., ekonomi..., dan kebudayaan.

* Adanya pengakuan persamaan hak...; dimana setiap orang mempunyai hak yang sama untuk mengemukakan pendapatnya.

Maka dalam setiap penyelesaian masalah...; dilakukan secara diskusi dan dilaksanakan dengan persetujuan bersama.

Ini sangat penting..., untuk menghilangkan egoisme individu (Treat the Others Reason Equally).

* Pemerintah harus mengutamakan kepentingan rakyatnya.

Pemerintah tidak boleh bertindak menurut kehendaknya sendiri..., tetapi harus bertindak sesuai kehendak rakyat (Government by the Consent of The People or The Governed).

* Adanya aturan hukum (The Rule of Law).

Fungsi Negara..., adalah untuk membela dan untuk mengabdi kepada rakyat.

Untuk menciptakan rule of law..., harus ada patokan terhadap hukum tertinggi (undang-undang)..., persamaan di muka hukum..., dan persamaan sosial.

* Kepentingan individu harus diperhatikan (The Emphasis of Individual).

* Negara adalah alat (The State is Instrument) untuk mewujudkan kehendak rakyat.

Liberalisme..., tidak menerima pemaksaan doktrin dan dogma (Refuse Dogmatism).

Jadi...; pengertian Liberalisme tidaklah seperti yang sering kita dengar di tanah air..., yang mengatakan bahwa liberalisme..., atau kehidupan orang di negara-negara liberal..., adalah bebas sebebas-bebasnya.

Itu adalah pembodohan.

Liberalisme adalah sebuah ideologi yang mengagungkan kebebasan di dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang berperadaban (bukan liar)..., bebas sebagai orang yang merdeka..., bukan sebagai orang yang terjajah.

Tetapi..., kebebasan itu diatur dengan hukum dan undang-undang.

Dalam Liberalisme keberadaan individu dan kebebasannya sangat diagungkan.

Meskipun begitu..., bukan berarti kebebasan yang dimiliki individu itu adalah kebebasan yang mutlak..., karena kebebasan itu adalah kebebasan yang harus dipertanggungjawabkan (ada aturan hukumnya).

Jadi tetap ada keteraturan di dalam ideologi ini..., atau dengan kata lain, liberal ini bukanlah bebas yang sebebas-bebasnya tanpa aturan hukum dan tanggung jawab moral.

Rahayu

Sumber : Status Facebook Buyung Kaneka Waluya

Monday, August 3, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: