Lentera

ilustrasi
Oleh : Budi Setiawan
 
Raut wajah tulus itu tidak bisa dibuat-buat. Ia muncul begitu saja tanpa bisa dicegah karena  hanya bisa hadir dari hati dan pikiran yang bersih.  
 
Demikian juga raut kesedihan yang begitu kental ditunjukkan kepada yang kehilangan.  Ini hanya bisa muncul dari seorang yang mendapatkan Sasmita kejujuran dari lubuk hatinya yang terdalam. 
 
Lubuk hati nan bening  jernih bak air pertama keluar dari sumbernya yang mengalir kemudian muncul dari raut wajah dan tata laku. 
 
Yang membuat orang seolah lepas dahaga setiap kali melihat wajah dan polah apa adanya. 
 
Juga ketika banyak orang  melihat bagaimana dia menempatkan dirinya sendiri untuk selalu merendah bersahaja. 
 
Sebagai manusia dia nyaris sempurna menjalani takdirnya. 
 
Menjadi sumber air bening yang menyejukkan dan terus memancarkan kebajikan serta harapan untuk anak bangsa. 
 
Tanpa terusik sekalipun oleh badai kebencian yang deras menerpanya. 
Dan tangan Tuhan  mengantarkan dia bertemu dengan seorang yang bisa diajak bicara soal negara. 
 
Manakala dua yang nyaris berperilaku laksana Sang Batara Kala tiada
 
Dan kedamaianlah yang tercipta
Menyeka sedikit kedukaan yang tersisa
 
Hingga yang muncul adalah wajah - wajah teduh semata.. 
 
Dan sumbernya  terpancar dari orang ini... 
 
Yang bak lentera
 
Sentiasa memberi ceria bagi para hati yang damai
 
Sumber : Status Fcebook Budi Setiawan
Wednesday, June 5, 2019 - 14:00
Kategori Rubrik: