Lelucon Pilpres

 

Oleh: Sunardian Wirodhono

 

Orang Amerika dengan sombong berkata: "Pagi hari kami memberi suara, sore harinya sudah tahu siapa yang jadi presiden."

“Duh, kepedean,” celetuk Orang Cina dengan sikap dingin. "Hari ini kami memberi suara, tahun lalu kami sudah tahu siapa presiden kami."

 

Orang Korea Utara tak mau kalah, "Kami tak usah memberi suara, sejak kecil sudah tahu pemimpin kami siapa."

“Lha kami,” tiba-tiba orang Jepang yang baru mendengar Kaisar Akihito turun tahta, ikut nimbrung. "Kami selalu memberi suara, tapi tidak pernah mengetahui siapa nanti yang akan jadi Perdana Menteri."

“Aha,...” giliran orang Indonesia. “Kami negeri terbesar dalam demokrasi. Vox populi vox Deo. Suara rakyat suara Tuhan,...”

“Oh, Tuhan yang menentukan kemenangan?” berbarengan orang-orang bertanya.

“Dogol! Bukan gitu,” tukas orang Indonesia. “Orang yang merasa paling deket Tuhan siapa? Dialah yang paling suka bawa-bawa suara Tuhan. Tanpa menghitung hasil coblosan, percaya Malaikat telah berdoa untuk mengalahkan capres saingan, plus nebar hoax, mereka tahu capres pilihannya menang! Mangkanya, rajin ber-ijtima dan sujud syukur berkali-kali, biar menang! Yang nggak percaya, kafir!"

(Sumber: Facebook Sunardian Wirodhono)
Thursday, May 2, 2019 - 12:45
Kategori Rubrik: