Lalu Buat Apa Aku Jadi Pemimpin

ilustrasi
Oleh : Herry Tjahjono
 
Air Mancur Menari, yang berada di dalam kawasan Monas, dua tahun lalu dioperasikan setelah lama tak "menari". Gubernur waktu itu, Djarot - menyebutkan anggaran perbaikan Air Mancur Menari ini tidak menggunakan dana APBD DKI Jakarta, melainkan dari uang patungan.
 
Pihak yang ikut patungan perbaikan air mancur ini adalah Djarot, mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Kepala Unit Pengelola (UP) Monas Sabdo, dan musisi Addie MS.
 
Dan Ahok, orang yang di 'napi'kan itu ternyata mewariskan banyak karya besar bahkan ketika berada dalam dipenjara. 
 
Waktu itu, bersama beberapa pihak lain - ternyata ia juga ikhlas memberikan uangnya untuk Jakarta. Air mancur menari adalah salah satu bentuk wakafnya. 
 
Tak soal berapa rupiah yang ia berikan, tapi pemberian itu mengalir dari hatinya. Kita tak akan tahu jika Djarot tak menceritakannya sekarang.
Maka sejak itu menarilah sang air mancur !
 
Namun kini.....air mancur itu kembali berhenti menari. Warisan tulus yang menyenangkan hati warga itu tak menari lagi. 
 
Sedemikian tak mampukah kau bekerja, bahkan sekadar untuk menjaganya saja kau tak bisa ?
 
Sedemikian degilnyakah hatimu, sehingga menjaga warisan pendahulumu saja kau tak rela ?
 
Lalu buat apa kau jadi pemimpin ?
 
-HT-
 
 
Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono
Friday, June 14, 2019 - 10:45
Kategori Rubrik: