Lagi, Dosen Pembuat Hoax Ditangkap

ilustrasi

Oleh : Muhammad Jawy

Dosen pembuat dan penyebar hoax?

Nggak aneh kok.

Saya sudah cukup banyak menjumpai tenaga akademik yang turut menjadi bagian dari ekosistem penyebaran hoax ini.

Apakah mereka bermasalah di bidang literasi? Aneh khan, orang yang jadi dosen, pasti terbiasa dengan paper, jurnal, buku ilmiah, yang mewajibkan referensi kuat untuk bisa mengeluarkan pendapat.

Sebenarnya tidak aneh, karena kemampuan literasi mereka mendadak melempem ketika ditutupi oleh hasrat kebencian. Hasrat kebencian ini terpupuk dari banyaknya hoax yang dikonsumsi. Semakin homogen komunitas digital seseorang (baca group WA, pertemanan FB), semakin besar kemungkinan orang itu ikut memamah hoax, sadar atau tidak sadar.

Hoax-kebencian-fanatisme yang overdosis adalah segitiga setaniyyah yang menjerat banyak saudara kita, mungkin mereka pun tak menyadarinya.

Namun, jangan berputus asa terhadap mereka, mereka tetaplah bagian dari keluarga kita yang memiliki hak untuk kita tetap kasihi, peringatkan, dan kalau perlu dihukum baik sosial atau pidana.

"Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi)." (QS az-Zumar: 53- 54).

Sumber : Status Facebook Muhammad Jawy

Monday, June 17, 2019 - 21:00
Kategori Rubrik: