Kurangi Covid, Masyarakat Harus Disiplin

ilustrasi
Oleh : Andrezeko
 
Awal Maret (negatif thinking), koar² kita harus sediakan ventilator. Disediakan / dibuatkan oleh pemerintah. Padahal di luar negeri penggunaan ventilator malah mempercepat kematian.
Lalu test massal sediakan RT Ab, kulakke sama pemerintah. Teriak² lagi minta PCR harus segera disediakan. Kulake lagi oleh pemerintah.
Daah..kurang apalagi coba ?
Mbok ya kerja yang benar , gunakan ilmu yang kau dapat. Jangan gengsi untuk bertanya. Jangan angkuh dan hilangkan kemampuanmu untuk mendiagnosa suatu penyakit. Hanya karena PCR ??
Eeh itupun kalau Anda masih mau dipercaya oleh masyarakat. Jangan menakut-nakuti masyarakat, basi !!! Hanya ada 2 akibat dari ditakut-takutinya masyarakat. Paranoid dan nekad atau ngeyel.
La kok test massal, periksa ke RS saja masyarakat gak mau kok. Karena apa ? Ya karena ditakut²i. Yang rugi siapa ? Pemerintah dan masyarakat.
Masalah kedisiplinan masyarakat itu masalah bersama, masalah dunia, coba tuh liat negara² maju itu. Amerika , Jerman dll.
Sudahlah, bekerja sesuai keahlianmu. Kemampuan diagnosamu. Aku masih percaya kemampuanmu. Jangan "sembah PCR" deeh ? PCR hanyalah alat bantu.
Sudah 7 bulan lo...masak masih mengkambinghitamkan masyarakat.
Tunjukkan nasionalismu...bakti otak dan pikiranmu untuk negara , pemerintah dan masyarakat.
Kasihan nakes yang lain , perawat , analis kesehatan laboratorium dll.
Kalau kalian hanya tergantung PCR, masyarakat awampun mampu...cukup 1 hari saja.
SUNGGUH ..!!!
 
Sumber : Status Facebook Andrezeko
 
 
Tuesday, September 22, 2020 - 20:15
Kategori Rubrik: