Kupu-Kupu Malam

Ilustrasi

Oleh : Agung

Kalo kamu fikir cuman PSK saja yg "menjual tubuhnya" sedangkan para kuli tambang tidak, berarti sudut pandanganmu tentang perburuhan (pekerja yg bekerja mengandalkan tubuhnya) masih tertutup dengan pandangan moralitas tentang sexsualitas.

Hal ini sebenarnya sudah pernah ane angkat dulu dan berakhir dengan banyaknya caci maki dan sumpah serapah kaum agamawan dan moralis suci kepada ane walaupun nalarnya gak nyampe memahami opini ini.

Padahal klo kita bisa berfikir dengan jernih pada dasarnya PSK, kuli tambang, buruh bangunan, dll semua bekerja dengan "menjual kekuatan tubuhnya" dan sama2 berbahaya juga. Klo PSK rentan terkena penyakit sexsual berbahaya, klo kuli dan buruh bangunan bisa mengalami kecelakaan kerja atau penurunan kesehatan karena kondisi kerja yg tidak bagus. Itu sebabnya menurut ane mereka adalah sama2 para pekerja informal yg perlu di lindungi dan di awasi oleh negara agar mendapatkan perlakuan manusiawi.

Tapi mungkin masih banyak diantara kita memandang PSK atau pelacur adalah manusia rendahan atau wanita murahan yg gak berhak di hargai atau di hormati, hal itu di karenakan moralitas di negaras ini di tentukan oleh pandangan sexsualitas dari kacamata agama. Padahal ironisnya banyak agama pada dasarnya pernah mengajarkan jangan menghakimi para pelacur, seperti contohnya :

yesus pernah berkata "Siapa di antara kamu yang tidak berdosa, biarlah dia yang pertama melemparkan batu kepada wanita itu." saat yesus menegur orang2 yg mau melempari batu (merajam) kepada seorang pelacur / pejinah di jalan.

lalu dalam Islam pun ada cerita seorang wanita pelacur masuk surga duluan ketimbang seorang alim ulama cuman karena wanita tersebut memberikan air minum kepada seekor anjing yg kehausan, sedangkan alim ulama tersebut malah mengusir anjing itu.

lalu dalam budha pun ada cerita sobhini yaitu seorang wanita cantik yg tidak boleh dimiliki oleh siapapun termasuk seorang raja sekalipun, tapi dia boleh memilih siapapun untuk berkencan dengan dirinya. Hal ini untuk mencegah perperangan dan perselisihan cuman karena para pria dan raja2 memperebutkan seorang wanita doang.

lalu dalam hindu pun ada istilah devadasi yg artinya pelacur suci yaitu wanita yg di jual oleh kuil dengan harga tinggi kepada tuan tanah atau bangsawan untuk membantu kuil dan keluarga wanita tersebut yg biasanya berasal dari kasta rendah dan miskin.

Jadi lihatkan pada dasarnya gak selamanya pelacur itu sendiri dianggap agama adalah manusia rendahan atau wanitan murahan. Jadi kenapa kita malah memandang PSK berbeda dengan pekerja lainnya yg "menjual tubuhnya" demi rupiah ??

Sumber : Status Facebook Agung
 
Monday, January 7, 2019 - 20:00
Kategori Rubrik: