Kubu Prabowo Sandi Terbakar Mainan SARA

Ilustrasi

Oleh : Afrinaldi

Pendukung 01 bukanlah pendukung yang bermain di wilayah SARA. Dari dulu begitu sampai kapanpun akan tetap begitu.

Kami hanya ingin memberitahu bahwa panen lah apa yang kalian tanam. Jilatlah ludah yang telah kalian cecerkan kemana mana. Kalian bermain SARA, kalian jual jual agama sekarang kalian lah yang membeli apa yang kalian jual. Kalian ada adakan ijtima ulama-ulamaan untuk memilih pemimpin, ternyata jauh sekali dari kriteria yang kalian tetapkan.

Baca Al Quran, mengimami sholat adalah salahsatu kemampuan dasar bagi tiap muslim, itu lebih mendasar lagi dari kriteria yang kalian buat sendiri, malahan kalian memilih pemimpin yang tidak jelas agamanya. Natalan ikut joget joget, tidak sekedar mengucapkan Natal, malah menghadiri perayaan Natal.

Diundang salawatan diam seribu bahasa, karena tidak tahu apa yang akan dibaca. Sholat Jumat yang seharusnya di Masjid entah dilakukan dimana. Ketika netizen ribut baru menunjukkan batangnya hidung di media.

Sekarang tantangan membaca Al Quran dan mengimami kalian tolak mentah mentah. Saya yakin, bukan karena hanya tidak bisa, tapi itu karena hanya siklus agama 5 tahunan. (saya tidak menuduh, hanya menduga)

Bagi saya tidak penting agamanya apa, yang penting adalah dia bisa menyejahterakan masyarakatnya. Tapi itu pun dia tidak ada menawarkan solusi. Terus positif dari dia apa?

Sumber : Status Facebook Afrinaldi

Wednesday, January 2, 2019 - 13:15
Kategori Rubrik: