Kritik Itu Membangun Harapan Bukan Menjatuhkan

ilustrasi

Oleh : Agung Wibawanto

Bagi pendukung setia sebuah klub, bagaimana pun kondisi dan posisinya, pasti akan terus memberi support serta percaya kepada pelatih dan tim manajemen. Bukannya seperti haters yang ikut-ikutan "menyerang" bahkan mengatur-atur harus ganti pemain, ganti sistem, ganti pelatih, harus begini dan harus begitu...

Dan saat semua kritikan miring tersebut dijawab oleh keberhasilan dan terbukti mereka salah, maka mereka pun bungkam. Di Indonesia meski juga banyak fakta keberhasilan dan prestasi, namun tetap saja terus mencari kesalahan meski hanya seujung kuku sekalipun.

MU sendiri meski memiliki tradisi juara, dengan berada di posisi ke tiga klasmen liga, dianggap bukan sebuah capaian yang maksimal. Pasti tetap banyak yang nyinyir dan mentertawakan, "Finis di urutan tiga aja bangga," begitu komen mereka yang tidak suka MU masuk ke liga champion.

Namun di situlah poinnya. Poinnya adalah, bukan soal kamu jatuh, namun ini soal kamu jatuh lalu bangkit kembali, itu yang menjadikan dirimu juara (MU sempat terseok di urutan 14 klasemen). Jelas, ini adalah komen saya. Komen anda pendukung klub lain tentu beda. Yang penting tidak saling hujat dan provokasi kebencian.

Sumber : Status Facebook Agung Wibawanto

Thursday, July 30, 2020 - 09:30
Kategori Rubrik: