KPK Sebaiknya Bagian Dari Kepolisian

ilustrasi

Oleh : Budi Setiawan

17 tahun KPK berdiri sebagai lembaga superbody yang tidak bisa diawasi. Terjadi pelanggaran etik bahkan korupsi sebagaimana dilaporkan oleh para netizen mengutip sumber anonym di dalam tubuh KPK. Tapi tidak ada yang bisa menyentuh mereka. Sudah benar-benar bobrok KPK sekarang. Ada Taliban, korupsi yang tidak terdeteksi dan cuma bisa menangkap koruptor kelas teri, itupun pakai sistem tebang pilih. Dan mereka ini gak bisa disentuh, ya kan...

Masuknya Jenderal Polisi Firli Bahuri digadang-gadang bakal melibas tikus-tikus di KPK yang sebelumnya tidak terjamah. Orang-orang Taliban itu bisa langsung dipecat diganti oleh mereka yang jauh lebih hebat dari mereka. Yang tidak radikal, tidak tebang pilih dan yang ketauan korup langsung ditangkap dan dipenjara.

Apalagi jika revisi UU KPK diberlakukan, KPK tidak bakal lagi jadi superbody. Ada yang mengawasi. Ahok dan Antasari digadang-gadang para netizen menempati posisi Dewan Pengawasan atau apalah namanya nanti.

Para pegawai KPK bakal juga jadi ASN yang ini artinya seluruh karyawan KPK adalah aparat sipil yang tunduk pada instansi yang menaunginya.

But wait?

KPK dijadikan lembaga pemerintah dong jadinya ?

Ya iyalah..

Jadi dibawah kementerian siapa? Apa dibawah Presiden?

Wah belum tahu tuh..

Gimana kalau dibawah kepolisian saja ?

Nampaknya cocok. Apalagi Ketua KPK sekarang Jenderal Polisi aktif yang tidak mengundurkan diri sebagai anggota polisi. Jadi kepemimpinan beliau bisa dijadikan transisi organisasi KPK yang superbodi menjadi bagian dari polisi.

Mantep kan…

KPK dibawah polisi bakal lebih efektif menjaring koruptor diseluruh penjuru negeri karena sampai di pelosok polisi punya tangan. Beda dengan KPK yang hanya mengandalkan laporan masyarakat untuk mengejar koruptor. Dibandingkan KPK, polisi jauh lebih luwes berhubungan dengan Kejaksaan Agung.

Jadi nanti kita akan saksikan KPK akan lebih bergigi ditangan polisi dengan lebih banyak lagi pelaku koruptor ditangkap dan diadili. Sementara lewat jajarannya, polisi juga akan mengedukasi masyarakat supaya jangan main sogok dan korupsi. Kampanye ini bakal berhasil dibandingkan KPK yang cuma mengandalkan LSM.

Sungguh merupakan impian bagi kita semua. Koruptor dihabisi dan negeri kita adil, makmur, aman dan sentosa tanpa sogok menyogok dan bersih korupsi.

Dan setiap ganti ketua KPK, publik tidak ribut lagi.

Gak ada yang protes lagi..

Gak ada yang save-save pan lagi…

Sebab semuanya sudah happy…

Karena yang gak ada lagi yang sakit hati atau sakit body

Karena lihat ada yang jadi superbody…

Sumber : Status Facebook Budi Setiawan

Tuesday, September 17, 2019 - 08:15
Kategori Rubrik: