KPAI Hentikan Djarum Cari Bibit Unggul Bulu Tangkis

ilustrasi

Oleh : Agung Baster

Alasan seorang perokok seperti ane mendukung KPAI ketimbang mendukung PB Djarum (opini gak populer dan gak edgy hahahah)
-------------------------------------------------------------
Ane lihat banyak pro-kontra terkait penghentian audisi dan sekolah bulu tangkis PB Djarum karena di protes KPAI kmrn. Dan di lini masa ane terutama teman2 di frendlist ane banyak yg nyumpahin KPAI. Karena jelas dengan penghentian program audisi PB Djarum ini udah pasti prestasi atlet bulu tangkis indonesia bakal anjok dan kita tidak lagi merajai cabang bulu tangkis.

Tapi di sisi lain kita juga harus objektive melihat alasan KPAI menghentikan program PB Djarum ini karena menggunakan anak2 atlet bulu tangkis binaanya sebagai sponsor berjalan perusahaan rokok Djarum. Hal itu memang wajar dalam kalkulasi bisnis, dimana PT Djarum jelas gak mau rugi membiayai anak2 berbakat bulu tangkis ini tanpa ada imbal baliknya, itu sebabnya mereka pasti dompleng ngiklan baik di baju anak2 binaanya, spanduk2 pertandingan, maupun jadi sponsor resmi pertandingan bulutangkis.

Yg jadi masalah sekarang walaupun anak2 atlet bulutangkis binaan PB Djarum itu gak boleh merokok, tapi masalahnya berdasarkan data pengendalian tembakau dunia, Indonesia adalah negara ke 3 terbesar yg penduduknya merokok (selain cina dan india yg memang negara yg overload penduduknya) dan mirisnya sekitar 30 % dari jumlah perokok di indonesia ini, atau sekitar 20 juta orang adalah anak2 yg umurnya di bawah 10-14 tahun.

(sumbernya biar ane gak dianggap ngehoax : https://lifestyle.okezone.com/…/miris-jumlah-perokok-indone…
https://www.bbc.com/indonesia/trensosial-39179414
https://www.liputan6.com/…/miris-tiap-tahun-perokok-anak-di…)

Hal ini tentunya sangat memprihatinkan karena ada banyak anak2 yg jadi perokok di republik ini karena hal ini akan menjadi beban pembangunan karena rokok salah satu produk yg buruk bagi kesehatan. Dan jelas banyaknya jumlah perokok di Indonesia ini gak lepas dari masivenya iklan perusahaan rokok di berbagai lini, termasuk juga PT Djarum dengan PB Djarumnya yg ironisnya ngiklan di dunia olahraga yg harusnya gak boleh ada iklan rokok apalagi melibatkan anak2.

---------------------------------------------------------------

Jadi dalam hal ini opini ane berbeda dengan kebanyakan teman bahkan mungkin gak populer, karena kali ini ane mendukung KPAI ya walaupun harganya prestasi cabang bulutangkis indonesia bakalan jeblok, tapi setidaknya usaha ini adalah langkah kongkrit untuk membendung masivenya iklan rokok yg membuat jutaan anak2 menjadi perokok.

#BTW eniway : Ane juga seorang perokok, tapi ane gak suka klo generasi masa depan republik ini menjadi perokok semua, karena masivenya iklan korporat besar perusahaan rokok.

Sumber : Status Facebook Agung Baster

Sunday, September 8, 2019 - 14:30
Kategori Rubrik: