Korupsi yang Islami

Oleh: Arief Prihantoro

 

Saudara/i ku seiman....

Mari kita ikuti nasehat ustadz Gazali Rahman ini. Nasehat beliau sungguh nasehat yg menyejukkan hati. Inilah contoh tokoh yang sungguh paham dengan agama. Betapa mulia perjuangan beliau. Beliau sungguh-sungguh berjuang memuliakan tempat-tempat ibadah kita melalui harta korupsi, harta rakyat yg dikorupsi para koruptor.

Marilah kita berlomba-lomba korupsi. Jangan sampai prestasi korupsi saudara-saudari kita sesama umat Islam kalah dengan prestasi korupsi umat agama lain. Sungguh memalukan jika prestasi korupsi kita kalah sama prestasi korupsi umat agama lain. Betapa malunya kita kalau kita dianggap sebagai umat yg tidak capable korupsi. Betapa malunya kita kalau kita dianggap unyu-unyu soal perkorupsian.

Selalu ingat nasehat ustadz Gazali Rahman. Jangan lupa sisihkan sebagian harta hasil korupsi kita untuk membangun masjid, membangun mushola, membangun pesantren, menyantuni anak yatim, seperti yg dinasehatkan oleh ustadz Gazali Rahman ini. Jangan lupa pula sebelum korupsi anda semua harus membaca doa niat korupsi serta ucapkan akad korupsi bersama para pemangku kepentingan, agar korupsi kita syah, barokah dan mendapat ridho dari Allah.

Saudara/i ku sesama Iman, jika anda semua telah berhasil korupsi yg barokah dan hasil korupsi anda telah anda gunakan untuk membangun tempat ibada umat Islam, untuk membangun pesantren, untuk membantu rumah yatim, jangan lupa pada papan nama tempat-tempat tersebut anda tulis :

"Masjid / mushola / pesantren / Rumah Yatim ini sukses dibangun atas jasa hasil korupsi si Fulan. Semoga atas perjuangan si Fulan di jalan iman ini si Fulan segera diterima disisi Allah"

Pesan ini penting kita tulis di papan nama agar jihad kita tidak pernah dilupakan oleh saudara/i kita sesama umat Islam yg lain. Agar mereka selalu membalas perjuangan korupsi kita dengan doa-doa mereka. Agar mereka selalu mengingat perjuangan kita untuk Islam melalui jalan korupsi, seperti yg dinasehatkan oleh ustadz Gazali Rahman.

Bagi kita yg mau memasuki masjid/mushola/pesantren/Rumah yatim, jangan lupa pula tanyakan kepada pengurus : "Tempat ini dibangun atas jasa korupsi siapa ya akhi ?". Sesungguhnya yang demikian ini untuk mengingatkan jasa-jasa korupsi saudara/i kita sesama umat dan dengan demikian semoga kita selalu ingat dan penuh semangat mengikuti jejak perjuangan mereka.

Mari mulai sekarang kita galakkan : MENGKORUPSIKAN UMAT ISLAM DAN MENGISLAMKAN KORUPTOR, DEMI KEJAYAAN ISLAM

Percayalah... nasehat bapak Gazali Rahman yg mengenakan kostum ustadz ini dijamin barokah. Dilihat dari kostum ustadznya saja kita harus yakin bahwa beliau adalah ahli syuuurga... beliau pasti Iebih paham jalan syuuuurga yg benar. Mari kita berlomba-lomba meraih syuuurga melalui jalan korupsi. Jika kita tidak korupsi kita tidak akan kebagian syuuurga....!!

 

(Sumber: Facebook Arief Prihantoro)

Wednesday, March 16, 2016 - 19:30
Kategori Rubrik: