Kontrak Politik Anies Sandi

Ilustrasi

Oleh : Andhika Agung

Seperti yg sudah saya sampaikan sebelumnya bahwa Gaberner dan Wagaberner ini memang banyak kontrak politik nya diluar kontradiktif sebuah Ibu Kota Negara yg harus rapih dari kemunduran peradaban. Seorang mantan Menteri yg pernah duduk di kursi pemerintahan pusat seharusnya paham bahwa DKI Jakarta adalah barometer sebuah negara yg seharusnya dapat di contoh oleh wilayah2 lain di Indonesia ini.

Perhatikan saja dia berkoalisi dengan siapa dan merangkul siapa demi nafsu sebuah Jabatan untuk balas dendam kepada lawan politik nya. Dalam hal ini umat yg jadi korban nafsu junjungan nya.

Jadi sekarang kita tahu bahwa "kebe-Rp-ihakan" yg dimaksud adalah keberpihakan kepada para "kontrak politik" yg dimana keputusan2 kontradiktif yg muncul akhir2 ini atau di masa awal kepemimpinan nya yg belum genap 3 bulan ini Wan Abud dan Sang Bangu ini harus memenuhi janji politik nya itu, tidak heran banyak kebijakan yg melawan arus dari mulai menghapus peraturan perda yg sudah dibuat rapih, hingga UU pusat pun di tabraknya.

Setelah ini, maka siapa yg akan merapihkan nya kembali ? Ahok ? Pak Jokowi ? Atau ada pejabat lain ? 
Rasa-rasanya mereka pun enggan membenahi dan kejadian lah Ibu Kota Negara pindah ke yang menurut Issue akan pindah ke Palangkaraya - Kalimantan.

Begini lah potret di negara kita dimana nafsu dan ego mengesampingkan kepentingan rakyat banyak dan kemajuan suatu negara.

Semoga rakyat Indonesia selalu di lindungi oleh Tuhan dari kelompok2 yg ingin merusak dan menghancurkan negara ini hingga anak cucu kelak.

Sumber : Status Facebook Andhika Agung

Wednesday, January 17, 2018 - 16:00
Kategori Rubrik: