Komoditas Politik

ilustrasi
Oleh : Asrof Husin
Ada sebuah judul tulisan, judulnya begini :
" Ada anak membuang Orang Tua ", lalu hanya dgn membaca judul kaum kadrunpun ramai menghujat, sumpah serapah, bilang anak durhaka, dll.
Padahal setelah dibaca tulisannya hanyalah sebuah humor belaka yg membuat kita tertawa, yg dimaksud " Ada anak membuang orang tua " itu maksudnya membuang botol anggur merah cap Orang Tua " dan ini hanyalah sebuah humor dari judul yg sgt serius.
Sebagian judul berita2 online itu dari situs2 berita2 online itu brengsek dan menyesatkan tanpa ada teguran, tanpa membaca isi beritanya maka bisa menyesatkan, apalagi sebagian dari masyarakat kita ini malas membaca. Supaya situs berita onlinenya banyak dibaca akibat dari persaingan ketat maka dibuatlah judul yg bahkan sudah diluar moral. Seperti yg terbaru : " Presiden Jokowi legalkan produksi minuman keras ", judul yg seperti ini ada dibeberapa situs berita online termasuk yg terkenal seperti Komp*s, jika seseorang hanya membaca judul dan malas membaca isi beritanya maka menjadi menyesatkan dan dikiranya dilegalkan diseluruh Indonesia dan ambil HP langsung sebarkan hoax. Judul berita yg seperti ini sgt tdk bermoral.
Apapun yg dilakukan/dikerjakan Presiden Jokowi meskipun baik akan dibolak balikan fakta datanya, ramai2 digoreng dan dijadikan komoditas politik dari manusia2 munafik, tujuan dari semua itu utk menjatuhkan Presiden Jokowi.
Semuanya Salawi, semuanya dijadikan komoditas politik dari manusia2 munafik.
Kita ambil contoh : Anggur Merah Orang Tua ( Amer ) itu sudah ada sejak 1948 dan sekarang karyawan pabriknya ada ribuan.
Mau tahu kadar alkohol Amer ini ?
Ada 14,7%, ada 19,7%, kolesom 20% dan coba minum satu gelas sedang saja bagi yg tidak biasa minum alkohol maka akan langsung puyeng dan bisa teler. Amer ini bebas dijual diwarung2 kecil dipinggir jalan dan dibahasakan jamu.
Kurma aja jika difermentasi akan beralkohol dan jika diminum sgt memabukan.
Semua yg bisa dijadikan komoditas politik maka disebarkanlah, dibuatlah hoax dan fitnah dgn membolak balikan fakta data, komoditas politik dari manusia2 munafik utk menyerang Presiden Jokowi.
Atas nama kedengkian dan kebencian.
SALAM DAMAI.
A.H.
Sumber : Status Facebook Asrof Husin
Sunday, March 7, 2021 - 12:15
Kategori Rubrik: