Kita Tidak Takut

Ilustrasi

Oleh : Ade Winata

Saya saat menonton pertama kali Video intimidasi pada ibu susi ferawati... Ya cukup emosi.

Bayangkan seorang wanita dikelilingi gerombolan laki-laki yang mencemooh dan memaki nya, bahkan sampai ada yang mencoel dan merendahkan dengan kibasan uang.

Ini sangat sudah diluar batas kewajaran.

Namun apakah hal ini yang pertama ?

Saya rasa tidak..

Baru kemarin saya temukan photo seorang remaja tanggung yang menghunuskan golok pada photo Jokowi.

Atau beberapa tahun yang lalu, massa aksi 212 yang melakukan persekusi pada wartawan Metro TV.

Cuma saya berpikir, dan coba menahan diri untuk tidak meluapkan emosi di Facebook hari kemarin.

Mencoba berpikir lebih dalam.

Orang yang mempersekusi ibu susi sebenarnya hanya lah sebuah produk. Sebuah side effect..

Mereka orang-orang yang termakan dengan hasutan para politisi yang menjadikan agama sebagai pelor agitasi kebencian nya.

Mereka adalah korban yang termakan oleh dai-dai yang bermudah-mudahan dalam mengharamkan yang telah Allah halalkan dan sebaliknya.

Mereka orang-orang yang tidak paham bahwa politik praktis bukan urusan aqidah dan benar-salah.

Belum lama ini saya mengkritik seorang ustadz yang secara tersirat mensimpulkan para pendukung Jokowi bukan lah orang-orang yang mendapatkan Telaga Alkautsar di akhirat kelak.

Dengan kata lain ia ingin mengatakan para pendukung Jokowi ini orang-orang yang terlaknat.

Wajar banyak yang senget otaknya, bila terus-terusan di berikan informasi bias seperti ini.

Namun tetap saja, mereka adalah korban juga..

Yang kita harus memberikan emphaty dan berjuang agar kewarasan mereka kembali hadir.

Salah satu cara nya, dengan tidak takut untuk mengkritisi para politisi yang melacurkan agama hanya sebagai taktik politik.

Dengan mengkritisi para dai yang bermudah-mudahan mempermainkan nilai-nilai agama.

Dan apapun harga yang harus kita bayar, maka jangan pernah menyerah.

Karena diam pada mereka adalah kebobrokan moral, mendiamkan kezhaliman yang nyata.. Menjatuhkan marwah agama yang mulia ini dan membahayakan kehidupan berbangsa

Sumber : Status Facebook Ade Winata

Tuesday, May 1, 2018 - 21:00
Kategori Rubrik: