Kita Sayang Papua

 

Oleh: Harry Sufehmi

 

sudah berhari-hari ini dirundung sedih melihat Papua. 

Di tengah sorak & amarah - yang menjadi korban adalah masyarakat: keluarga, ibu, anak, bayi.

Kita paham rakyat Papua marah. Mereka dizalimi sejak zaman Orba. Sudah lama sekali. Ketika dipantik - langsung meledak. Sudah terlalu banyak amarah yang dipendam selama puluhan tahun.

 

Jangan sampai kini pun mereka terus menjadi korban rezim Orba ini.

Mari kita rangkul Papua. Jangan malah siram bensin ke rumah mereka yang sedang terbakar.

Bantu hilangkan kemarahan mereka. Agar tidak bisa dimanfaatkan oleh antek-antek yang ingin mengail di air keruh. 

Kita sudah alami SENDIRI di Pemilu tahun ini - emosi masyarakat dibakar. Sehingga jadi marah, dan bisa dihasut, dan diatur oleh para penjahat.

Jangan sekarang malah kita yang jadi pembawa api.

Mari kita menjadi pendamai. Bukan penebar kebencian.

Bersatu, kita kuat, dan bisa hadapi musuh-musuh negeri ini.

Namun jika kita dipecah belah, menjadi kecil-kecil-- maka, kita semua akan jadi makanan empuk bangsa lainnya. 

Mari kita rangkul Papua, dan berusaha agar mereka makin sejahtera di pangkuan ibu Pertiwi. 

(Sumber: Facebook Harry Sufehmi)
Thursday, August 29, 2019 - 09:15
Kategori Rubrik: