Kisruh Demokrat

ilustrasi
Oleh : Yetti Agustien
Kisruh di Partai Demokrat sebenarnya berpangkal karena ambisi SBY dalam melawan takdir.
Dari awal berdirinya NKRI tidak pernah ada ceritanya penguasa mewariskan partai ke anaknya. Megawati harus berdarah-darah sebelum membentuk PDIP, bukan mewarisi PNI-nya Bung Karno.
Pak Harto malah meminta Mbak Tutut tidak usah ke Golkar tetapi mendirikan Partai Karya Perduli Bangsa. Yenni tidak bisa meneruskan PKB Gus Dur. Bahkan Megawati sendiripun lebih memilih mengusung Jokowi dibanding Puan sebagai Presiden.
Jadi ngototnya SBY menjadikan AHY sebagai ketum, jelas ahistoris. Apalagi basis massanya bukan keturunan model PDIP-PKB.
Sebenarnya AHY bisa sukses asal tidak mematok terlalu tinggi. Contohlah Gibran, jualan martabak jadi walikota. Andai Jokowi mendirikan parpol baru apalagi dengan Gibran sebagai ketumnya pasti walakaya.....
Tetapi pertanyaan yang paling penting yang patut menjadi perenungan bangsa ini adalah manusia baju item ngajak selfi Gibran, nyuekin AHY itu siapa? Jangan-jangan cuma saya yang bisa melihat. Qiqiqiqiq
Sumber : Status Facebook Yetti Agustien
Saturday, March 6, 2021 - 12:45
Kategori Rubrik: