Ketika Wakil Rakyat Beristri Lebih Dari Satu

ilustrasi

Oleh : Nophie Kurniawati

Anggota DPR/D mau punya istri 2,3,4 atau bahkan lebih terserahlah, urusan2mu, asal jangan itu dijadikan trend. Mudah2an kerjanya tetep bener dan gak korup.

Tapi kalau ada orang yang pernah mesum sama orang yang bukan istrinya sampai jadi kasus, viral, mbo ya punya malu gitu, gosah nyalon.

Orang Indonesia juga gitu,gampang marah sama hal2 sensitif, tapi juga sangat permisif. Pelaku mesum saat ketahuan diadili, dihakimi, dibully rame2. Dituntut mundur dsb, tapi setelah kasusnya selesai, menguap dan terlupakan gak lama kemudian eh di pilih lagi jadi wakil rakyat. Sudah gak ada orang lain lagi tah?

Ntar giliran dia gak kerja, malah mesum lagi, marah lagi rakyatnya, suruh mundur lagi.

Jadi anggota DPR itu khan tugasnya bikin UU. Pasti mesum sama orang lain itu melanggar UU. Lha kok yang bikin UU melanggar UU, terus siapa yang diharapkan patuh pada UU yang dihasilkan ? Mikir jem eh jum !!

Milih wakil mbo ya yang muthuk. Sudah banyak khan wajah2 gak muthuk jadi anggota DPR/D akhirnya bukan menyerap aspirasi, malah menyerap emosi rakyatnya setiap hari. Ada saja tingkahnya atau pernyataannya yang bikin mulut kita ngomel dan tangan gatel pengin nyambit. Yang kaya gitu mbo gosah di pilihlah.

Wajah2 lama yang bertahun2 gak ada manfaatnya itu jangan dipilih lagi, cari wajah baru setidaknya ada harapan baru. Kalau ternyata sama2 gak berfaedah ya pemilu depan cari yang baru lagi. Pokoknya kasih kesempatan yang baru supaya tidak melanggengkan jabatan dan ada potensi harapan baru.

Terakhir, mbo ya masa jabatan anggota DPR/D , MPR, DPD itu dibatasi seperti halnya kepala daerah dan Presiden. Yang sudah pernah jadi anggota selama 2 periode tidak boleh lagi ikut pemilu di daerah manapun. Rakyat Indonesia itu khan sudah lebih dari 200 juta, masa wakil rakyat elo lagi elo lagi.

#NK

Sumber : Status Facebook Nophie Kurniawati
 
 
Thursday, October 3, 2019 - 10:00
Kategori Rubrik: