Ketika Ulama Ceramah Pake Ayat Politik

ilustrasi
Oleh : Desrinda Syahfarin
 
Shalat Id di Terminal Rawamangun tadi pagi memang sungguh. Pilpres sudah usai, tapi masih saja orang yang diamanahi menjadi khatib menggunakan ayat-ayat Qur'an untuk kepentingan politiknya.
 
Tahun lalu, khatibnya (ustad) Bernard yang mualaf bekas misionaris Katholik. Khutbahnya dipenuhi narasi "kriminalisasi ulama" dengan doa-doa untuk "imam besar kami Habib Rizieq Shihab". Wajar kalau dilihat jabatannya sebagai Ketua Panitia Reuni 212 waktu itu. Tapi pilihan panitia sangatlah tak wajar, maka saya datangi mereka untuk protes supaya lain kali pilih-pilih khatib yang menyerukan kepada kebaikan, bukan yang mengajak benci kepada pemerintah bahkan menyerukan jihad melawan "pemerintah zholim" seperti khutbahnya Bernard.
 
Tadi pagi ternyata khatibnya lagi-lagi dari kalangan ulama 212. Karena namanya diawali dengan gelar "KH", saya sempat husnuzon bahwa dia orang NU. Awalnya khutbah masih netral, mengingatkan setiap kita agar menjaga diri dan keluarga dari api neraka. Di pertengahan, mulai keluar keywords "lawan kecurangan", menjurus deh tuh. Saya yang kebetulan duduk persis di depan mimbar pun langsung mengeluarkan smartphone untuk mulai merekam. Sepertinya dia sadar, khutbahnya nggak berlanjut seperti Bernard tahun lalu.
Yang bikin masygul, seperti bisa dilihat dalam potongan video ini, sementara khutbah sepantasnya mengutip hadist (ucapan atau perbuatan) Rasulullah shallallahu alaihi wasallam atau para sahabat dan imam salafus shalih radiallahu anhum, khatib yang ini malah mengutip ucapan Ustad Adi Hidayat. #tepokjidat
 
Setelah sampai rumah baru sempat browsing namanya, alamak, ternyata khatib tadi adalah Abdul Qodir AKA, Ketua Bidang Bela Negara dan Jihad di FPI.
 
Duh, mesti dibilangin nih panitia. Jangan sampai sampai 2024 masih berlanjut khutbah-khutbah Shalat Idul Fitri/Qurban yang isinya malah mirip dengan orasi demonstran di depan KPU/Bawaslu bulan lalu.
 
Sumber : Status Facebook Desrinda Syahfarin
Thursday, June 6, 2019 - 17:45
Kategori Rubrik: