Ketika Jokowi Membaca Arah Angin

Kita akui sulit sekali membenahi negeri ini, kita terlanjur beda persepsi tentang kebenaran, ada yang memaksakan definisi ada yang memakai indikasi. Bahkan urusan mudik dan pulang kampung saja jadi isu yang lari kemana-mana. Simpelnya kan silakan mau pakai yang mana, yang penting aturannya dipakai bersama. Jangankan ngurus administrasi yang kerja di Jakarta, KTP dari mana, pulang sementara atau selamanya. List penerima sembako saja bisa nyasar keluar wilayah, belum lagi yang dikorup ketua RT dan RW nya.

Sekali lagi mari kita introspeksi emang kita sudah buat apa kepada negeri ini. Kondisi sedang susah di hajar wabah, boro-boro bantu tetangga yang susah, kebanyakan malah ikut ngantri minta jatah dan ngakali admin, rumah pakai parabola ngakunya susah. Dan yang elit, menjerit-jerit ngoreksi semua program pemerintah, padahal mereka pelitnya nauzubillah.

Hentikan saja polemik bahasa mudik atau pulang kampung. Sekarang fokus simpan energi menjaga diri. Ikuti saja aturan pemerintah tentang social distancing kalau nggak mau paru-paru nya keriting.

Jangan di blow up seolah Najwa lebih pinter dari Jokowi, kan gak level lah penyiar tv di bandingkan dengan Jokowi. Dia itu presiden RI.

JANGAN KAIL SEJENGKAL MAU NGUKUR SAMUDERA. JOKOWI TIDAK BISA MENOLAK ANGIN, TAPI DIA PENGATUR LAYAR YANG HANDAL.

#SalamIndonesiaMaju

Sumber : Status Facebook Joe Emmanuel

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *