Ketika Dahnil Makin Asbun

ilustrasi

Oleh : Wahyu Sutono

Doktor satu ini sekali lagi 'Asbun' dan 'Sok Agamis' tapi tak berfikir apa yang dialami oleh diri dan lingkungannya. Ia mengutip hadiz:

"Sebaik-baik jihad ialah berkata yang benar di hadapan penguasa yang zalim atau pemimpin yang zalim" (HR Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Ia lupa bahwa penguasa yang zalim itu sudah tumbang pada tahun 1998, dan sistemnya ada yang ingin membangkitkan kembali.

Ia juga lupa bahwa dirinya justru zalim, karena bersikeras tidak mau membayar pajak motor Vespa bututnya karena Prabowo tidak jadi presiden, malah menganggap pemerintah sekarang ini sebagai rezim China. Lo bukankah yang turunan China itu jagoannya sendiri? Jokowi kan wong Solo asli.

Dahnil juga zalim dengan menyebar hoax, karena sumbangan Capres senilai 19,5 juta, tapi ia sebutkan senilai '19,5 Milyar.'

Nah jadi siapakah yang zalim sebenarnya? Ya tentulah orang yang sebentar lagi bakal dipanggil paksa oleh Polda Sumut kan lae, walau dengar-dengar kasusnya dihentikan 

Sumber : Status Facebook Wahyu Sutono

Saturday, June 15, 2019 - 19:00
Kategori Rubrik: