Ketagihan Dizalimi

Oleh: Iyyas Subiakto
 
Saya masih ingat ngobrol dgn almarhum Sys NS saat setelah SBY di Katai Almarhum Taufik Kemas sebagai Jend anak², konon saat itu dalam seminggu anggota PD naik 2 juta orang. Padahal lima tahun berjalan anggotanya stagnan, dikisaran dua jutaan.
Keseleo lidah Taufik Kemas membawa berkah buat SBY dimana saat itu masyarakat merasa keangkuhan PDIP karena Mega menjadi presiden terlalu pede.
 
Angka 150 kursi yg diraih PD dalam pileg bukanlah angka kecil, 30% parlemen dikuasainya, saat itulah mereka jaya, sekali lagi mereka ikut lupa diri walau SBY sempat memimpin dua priode namun PD setelah itu merosot bak papan luncur, terpuruk menjadi gurem. PDIP naik lagi, sekarang mereka hati², walau hampir di rusak anak PKI.
Bahasa prihatin yg selalu dipakai SBY adalah bahasa tubuh tertindas yg pernah dia alami diawal karir politiknya dan hal itu dipiara sampai sekarang nurun keanaknya.
Isu kudeta itu adalah isu gegabah dan murah, harusnya dia beresin isi rumah tangganya jgn sampai ribut dijalan dan di tonton tetangga. Seorang kepala rumah tangga harusnya berwibawa bisa jadi panutan, bukan malah baperan gak karuan, tapi itulah yg namanya keturunan.
Di ZHOLIMI berharap simpati itu sudah lewat, karena justru kesempatan emas menjabat dua periode disia²kan bukan kerja malah banyak rekaman. Itulah era Indonesia dimana presidennya salah jalan, cuma banyak jalan² kurang kerjaan. Negerinya dibiarkan jalan sendiri dgn uang subsidi.
Sekarang hal yg sama mau di ulangi lagi, membuat isu kudeta seolah posisinya sedang diserang dan mau membuat kesan istana ikut merencanakan. Ah jadi ingat Obor Rakyat saat Jokowi dituduh anak PKI, tapi yg namanya Jokowi dia cuma mesem gak pernah ngadu di ZHOLIMI tapi rakyat ke sengsem jatuh hati.
Makanya kalau buat partai harus dewasa dan berprestasi, bukan partai dinasti. Sehingga kalau sakit gak sampai ke ulu hati.
Udah sana ambil sepedanya jgn ngomong kudeta. Apa mau dikirim ke Miyanmar untuk belajar.
 
(Sumber: Facebook Iyyas Subiakto)
Friday, February 5, 2021 - 23:00
Kategori Rubrik: