Ketabahan Feby Febiola

ilustrasi

Oleh : Supriyanto Martosuwito

Dada ini langsung berdetak kencang dan perut terasa melilit ketika melihat akun instagramnya, pekan lalu. Saya mengenal wajahnya. Tapi sudah berubah. Kepalanya botak polos. Padahal rambut indahnya dulu membuatnya lebih cantik dan sexy. Dialah Feby Febiola, artis sinetron 1990an, salahsatu bintang Lux juga. Sedikit dari wajah cantik Indonesia yang terpilih.

Dari media, saya mendapat kabar bahwa Feby Febiola mengidap penyakit kista ovarium. Ia pun telah menjalani operasi dan kini masih melakukan perawatan kemoterapi di sebuah rumah sakit di Bali.

Setelah melakukan kemoterapi beberapa kali, bintang sinetron "Tersanjung" (1998 - 2005) harus mencukur habis rambutnya, hingga botak. Meski demikian Feby tampil percaya diri dengan mengunggah beberapa potretnya di Instagramnya. Penampilan baru Feby ini tetap membuatnya terlihat cantik dan memesona.

Feby tak pernah terlupakan. Teringat saya saat menyambangi rumahnya di kawasan Cinere, memotret dan mewawancarainya untuk majalah 'Film' dan merekomendasikan untuk cover majalah 'Popular' kepada Mas Mujimanto (alm). Saya juga akrab dengan Mamanya yang sangat ramah.

Terkenng sembari memotret, saya menggodanya.

"Cantik cantik, kok nggak pede ya? Bikin nama aja diulang-ulang, " kata saya.

"Maksudnya? " tanyanya bingung.

"Ya, maksudnya kayak Adjat Sudrajat, Maman Suherman, Didin Safruddin. Febi Febiola. Orang Sunda emang gitu, ya? " ledek saya.

"Mas, aku bukan orang Sunda! Aku Batak - Indo, " teriaknya sewot. Giliran saya kaget dan malu. Salah tebak. Kami pun tertawa.

Setelah sesi pemotretan itu kami semakin akrab. Bukan hanya dengan Feby melainkan dengan Mamanya.

"Mamaaah, ini Dimas, calon mantu. Febby ada ?" teriak saya di telepon setiap kali akan mengkonfirmasi berita. Masa itu belum ada hape. Di media saya pakai nama Dimas Supriyanto.

"Apa kabar calon mantu? Sebentar ya! Mama panggil dulu, " sambut Mama Susi Sitanggang. "Feby ini Dimas nelepon.." samar samar mamanya memanggil.

Hubungan saya dengan Feby sudah tak sedekat dulu. Kesibukan masing masing membuat kami jarang bersua.

Terakhir, bertemu dalam acara premier film "Lasykar Cilik" (2010) film anak anak di bioskop 21 Mall Pondok Indah, Jakarta Selatan. Saya ditugasi mengundang dan mendampingi Menteri Dikbud Moh. Nuh dan dia pemain utamanya.

Selanjutnya saya mengikuti perkembangannya dari jauh. Dia menikah lagi dan dalam pengamatan saya dia semakin religius. Dia kemudian membuat rekaman album rohani.

Sampai kabar mengejutkan itu tiba. Mengejutkan. Dari jauh saya ikut mendokan semoga dia lekas sembuh. Masih cantik dan di mata saya, Feby tetap cantik.

"Well, guess what? I am not perfect. Jadi wanita gundul ini cuma mau bilang, ketidaksempurnaan tidak akan menghalangi kita untuk bisa menjadi berkat. Kamu sudah jadi berkat untuk aku, dan aku mau jadi berkat untuk kamu," kata Feby sebagaimana dikutip media.

Feby Febiola, semoga Tuhan terus menyiramimu dengan berkah. Sembuh dan pulih seperti sedia kala.

Karena dia Tuhan yang hidup yang selalu mendengar setiap doa. Kita tidak akan pernah sendirian. Amin. **

Sumber : Status Facebook Supriyanto Martosuwito

Wednesday, August 5, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: