Kerja..Kerja..Kerja...

Oleh : Tommy Setiawan

Betulkah pembangunan infrastruktur itu hanya sebatas membangun secara FISIK ?

Saya nggak minat untuk ikut nyemplung dalam perang opini, soal layak/tidaknya kaum NYINYIR menikmati fasilitas tol baru, selama musim mudik 2018 ini

Saya ingin membahas secara holistik tentang manfaat dari pembangunan infrastruktur itu sendiri

Di era Soekarno dulu, Bung Hatta sering mengemukakan gagasan, bahwa untuk membangun EKONOMI, maka bangunlah JALAN RAYA nya dulu....

Gagasan yang tidak mulus terwujud, karena waktu itu Bung Karno memiliki "haluan" berbeda dan lebih memilih membangun landmark-landmark, proyek mercusuar.

Sementara itu, China, negara yg didaulat sebagai lokomotif pertumbuhan dunia, secara konsisten menerapkan konsep yg selaras dengan gagasan Bung Hatta tadi

Di China, kota-kota baru dibangun dengan susunan blok-blok, dengan jalur jalan sampai 8 jalur.... Dan hebatnya, kota baru ini belum ada penduduknya....

Dan hasilnya?
Kalau China sampai "cuma" bertumbuh 7% , maka disimpulkan bahwa ekonomi dunia melambat

Kembali ke pembangunan infrastruktur, khususnya ruas-ruas tol baru di Indonesia

Pembangunan infrastruktur itu selalu diawali dengan PEMBEBASAN LAHAN

Berarti ada area baru yang dibuka. Ada area baru yang akan mengalami stimulasi pertumbuhan ekonomi

Arus pergerakan orang dan barang akan mengalami percepatan. Ada dinamika sosial di situ....

Dampaknya, pendidikan yg "berkualitas" akan menjadi sebuah kebutuhan... Karena daerah-daerah baru ini membutuhkan kualitas SDM dalam level yg "lebih tinggi"

Pertumbuhan ekonomi terpacu..

Pendidikan meningkat kualitasnya...

Dan pada akhirnya, ADA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP

Jadi, kesimpulannya, pembangunan infrastruktur itu cuma sekedar membangun fisik, HANYA BILA jalan raya dan toll cuma dibangun, tapi tidak ada pergerakan orang dan barang yg memanfaatkannya

Dan silahkan disimak bersama, 7 ruas tol yg akan diresmikan ini, siapakah yang akan menikmati..?

Jawabannya:
SELURUH RAKYAT INDONESIA

---------------------------------------

Tujuh ruas tol yang akan diresmikan terdiri dari :

Tol Solo-Ngawi Seksi Kartosuro-Simpang Susun (SS) Sragen (36 km)

Tol Bogor Ring Road Seksi 2B Kedung Badak-Simpang Yasmin (2 km)

 Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) Seksi 1 SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan (10,75 km)

Tol Gempol-Pasuruan Seksi 2 SS Rembang-SS Pasuruan (6,6 km)

 Akses Dryport Cikarang Tol Jakarta-Cikampek (3,5 km)

 Tol Pejagan-Pemalang Seksi SS Brebes Timur-Sewaka (37 km)

Tol Pemalang-Batang Seksi Sewaka-SS Pemalang (5,2 km)

https://m.detik.com/…/dari-7-ruas-ini-tol-yang-bakal-diresm…

....

Sumber : Facebook Thomy Setiawan

Sunday, May 27, 2018 - 21:45
Kategori Rubrik: