Kerja Jokowi Adalah Cinta

ilustrasi

Oleh : Nana Padmosaputro

Baru kali ini aku tak berkutik, ketika harus menulis tentang Cinta.

Kalau menulis soal eros, semenit pun jadi sebuah puisi asmara.
Kalau diminta menceritakan adegan sex, satu cerpen mungkin bisa selesai dalam 2 jam. Isep anu, jilat sini, jepit itu, belai ini. Melenguh, menjerit.

Tapi bagaimana menjelaskan keberanian untuk mengguncang negeri, merombak sistem, demi semua rakyat meski menghadapi ancaman kematian dari begundal politik?

Tapi bagaimana menjelaskan keikhlasan bekerja tak kenal lelah, menata satu-per-satu bangunan bangsa, meski tubuh serasa mau rubuh didera lelah?

Tapi bagaimana menjelaskan keteguhan menggigit lidah agar tidak membalas cacian, hinaan dan fitnahan...?

Tapi bagaimana menjelaskan prinsip menjauhkan anak-anak dari asas manfaat sebagai putra pejabat..?

Tapi bagaimana menjelaskan hati seorang perempuan, yang tetap mendampingi dalam ekspresi wajah hening ketika di hadapannya, lelaki yang dicintainya memanggul salib 260juta rakyat, sambil dilempari batu kebencian?

Kalau itu semua bukan bukti CINTA, aku tak tahu lagi apa namanya.

Karena kerja-keras bukan melulu tentang mencari pembuktian, alasan tepuk dada, atau memuaskan ambisi... tapi ekspresi dari CINTA.

#AkuAdalahCinta170419TDH

Sumber : Status Facebook Nana Padmosaputro

Tuesday, February 12, 2019 - 14:15
Kategori Rubrik: