Kentut Hansip

ilustrasi

Oleh : Fadly Abu Zayyan

Pernah dengar istilah Jawa 'Mulek koyo' entut Hansip'? Sebuah penggambaran tentang hal yang muter-muter dan selalu menemui jalan buntu. Hansip yang sedang kentut, tapi kentutnya terperangkap di dalam celana seragam PDL. Mau keluar lewat atas terhalang Sabuk Kopel. Mau lolos lewat bawah dihadang sepatu boot. Oalah.., itulah kira-kira nasib yang kini sedang dialami oleh PA 212.

Sejak Prabowo merapat ke Jokowi, para bohir kelompok aksi bersilit-silt itu sepertinya curiga dan mulai menyadari posisi politik Prabowo. Jangan-jangan selama ini hanya pura-pura gelut di Pilpres 2019 lalu. Dan Nasi sudah menjadi Bubur Basi. Dana untuk gerakan 212, Hastag Ganti Pesinden sampai Proyek Ijtima' Ulama kadung digelontorkan. Eeh, ndilalah Prabowonya malah gandengan sama Jokowi. Ibaratnya, jomblo yang pedekate bertahun-tahun dan bersilit-silit, gebetannya malah dihalalin sama orang lain. Sakiiit!

Kini bohir 212 berpikir bagaimana caranya Prabowo dan Jokowi pecah kongsi lagi. Karena mereka sudah putus asa dan tak punya pilihan figur lain yang dianggap mampu menandingi Jokowi dari kelompok oposisi. 

Berharap dari Gubernur DKI sebagai figur pilihan, eeh.. kok malah makin mungsret kapasitasnya dan gak bisa dijual sama sekali. Nah, jika hasutan agar Prabowo dipecat Jokowi berhasil, mereka akan ngipasi dan manasi Prabowo agar sakit hati. Tujuannya agar bisa kembali ke pelukan mereka. Mirip harapan "Kunanti Jandamu" dari seorang jomblo patah hati yang gak bisa move on.

Jokowi yang menyimak wacana pencopotan ini, bisa jadi malah mesam-mesem melihat kegelisahan gerbong 212. Sambil ganti mbisiki Prabowo: "Nah, gini kan ente punya isu buat konfrontasi sama mereka. Ente juga bisa pura-pura marah dan tersinggung karena dianggap gak becus. Dasar PeA' 212 gak berguna dan cuma jadi provokator Bangsa. Nantang Menhan atau gimana. Hah?!"

Dan akhirnya Prabowo pun menjawab: "Masuk Pak Ekoo.., eh Pak Jokowii!"

*FAZ*

Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan

Saturday, January 11, 2020 - 19:30
Kategori Rubrik: