Kenapa Tas Kresek Harus Bayar Nopek

Oleh: Sahara Djati
 

Pernahkah kamu membayangkan rumahmu dipenuhi kantong kresek hingga keurug sampai ke atas genteng?

Kalaoooooo kamu ngumpulin kantong-kantong kresek yang kamu dpt secara gratis dr para pedagang itu di rumahmu seumur hidupmu, saya yakin seyakin-yakinnya rumahmu bakalan keurug kantong kresek. Tapi kan nyatanya kamu curang... 
Setiap dapat kantong kresek kamu buang, dan membebani pemerintah utk menolongmu bebas dari kantong2 plastik yang nyata2nya tidak bisa hancur oleh alam bahkan selama 100 tahun... So.... Selain kamu membebani pemerintah kamu juga ikut andil membuat ALAM MARAH...

Kalau banjir melanda kotamu, yang ada dibenakmu itu kan cuma ada suundzon kepada pemerintah, entah kpd gubernurmu atau walikotamu atau bupatimu atau bahkan presidenmu ....
Kamu gak pernah mikir sedikitpun bahwa kantong kresek yang kamu buang sak enak udelmu itu sudah nyangkut di selokan... got-got... saluran-saluran air... kalen-kalen... sungai-sungai... sehingga menimbulkan BANJIRRRRR yang kamu ledekledek sebagai Tol Laut....

Kalau pemerintah nyuruh pedagang supermarket tdk menyiapkan kantong kresek atau bila stok kantong masih banyak maka harus dijual sehingga memberatkan customer itu semata adalah CARA PEMERINTAH MENDIDIKMU! BAGAIMANA KAMU MERASAKAN BETAPA SAMPAH2 YG SELAMA INI KAMU HASILKAN HARUS KAMU PERTANGGUNGJAWABKAN dengan membayar 200 perak doang...

Mikir kek dikit kamu, Say.... Isi kepalamu jangan dianggurin gitu keleesss... MUBAJIRR!!

Cuma suruh beli 200 perak udah spaneng... kalo sy jadi pemimpin rakyat, saya akan buat lebih mahal harganya.. 2000 perak per lembar... 
Kenapa begitu? supaya kamu kalo ke supermarket bawa sendiri tas belanjaan.. jangan manjaaaa!!!

Masalah lingkungan di negara kita sdh sangat kritis dan perlu perhatian semua pihak baik pemerintah yg punya kewenangan membuat aturan, maupun seluruh pengusaha dan masyarakat agar BUMI INI terus bisa bernafas lega..

Betapa sesak nafas bumi kita, yang setiap hari dibebani penimbunan bahan2 limbah abadi yg tak mampu didaur tanahnya hingga ratusan tahun... dan ini TIDAK DISADARI OLEH KAMU... kamu... kamu... kamu... kamu... 
iya kamu itu yang bengak bengok gara2 kresek 200 perak...

Padahal, dosamu menyiksa bumi selama bertahun2 tidak sebanding dg harga 200 perak itu.

Kalau gak mau beli kantong 200perak.... yaaaa kamu harus telan tuh kresek setiap kali kamu dapat secara gratis..... mau?

Salam kresek nopek!!

(Sumber: Facebook Sahara DJati)

Thursday, February 25, 2016 - 20:15
Kategori Rubrik: