Kenapa Oposisi Lebih Meributkan Kardus KPU?

Ilustrasi

Oleh : Muhammad Jawy

Ribut-ribut masalah kotak suara KPU sejatinya adalah memelihara suasana adu gemblung di antara para netijen yang terhormat. Kita yang wajib maklum, karena kalau tidak ada lagi yang bisa diributkan di medsos, hidup akan terasa hampa dan hambar. Makan tidak enak, tidur tidak nyenyak.

Kalian tega? Merenggut sensasi gumunan, kagetan, yang mudah didapat dengan bermedsos ria?

Tentu saja lebih menyenangkan meributkan masalah kardus ketimbang misalnya mendorong supaya KPU tetap membuka data pemilihan dari mulai C1 hingga rekapitulasi nasional seperti 2014 lalu, sehingga masyarakat sipil pun bisa berpartisipasi mengawal tidak ada suara yang hilang di jalan (contoh: inisiatif kawalpemilu).

Tapi ya sudah capek kerja, kena macet di jalan, di rumah diomelin bini, masak medsos dipakai untuk mikir lagi mikir lagi?

Mendingan buat nyebar status provokasi dong. Biar kelihatan kalau kita ini paling "peduli" bagi masyarakat.

Penuh Duri Lidahnya.

Sumber : Status Facebook Muhammad Jawy

Sunday, December 16, 2018 - 10:15
Kategori Rubrik: