Kenapa Harus Prof DR KH Ma'ruf Amin?

Oleh : Rudi S Kamri

Usai sudah rasa penasaran seluruh bangsa Indonesia siapa yang akan diajak Jokowi berlaga dalam kontestasi Pilpres 2019. Terbayar sudah rasa penasaran kita siapa inisial M yang menjadi teka-teki kita selama ini.

Dengan penuh keyakinan Jokowi memilih Prof.Dr. KH Ma'ruf Amin menjadi Cawapres 2019 - 2024.

Ada beberapa teman yang bertanya kenapa Jokowi akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Ulama Besar dari Nahdatul Ulama kelahiran Tangerang, 11 Maret 1943 ini ?

Jujur bagi saya ini justru kabar gembira yang saya tunggu-tunggu dengan mempertimbang-kan konstelasi politik nasional saat ini. Premis saya sebagai berikut :

1. Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin mempunyai kapabilitas yang mumpuni untuk menaklukkan serangan kelompok Islam garis keras terhadap Jokowi. Bahkan bukan tidak mungkin beliau mempunyai kemampuan untuk merangkul sebagian dari mereka khususnya kelompok PA 212. Dan dengan keyakinan ini, dipastikan beliau akan membawa gelombang suara baru yang sangat signifikan ke dalam gerbong Jokowi - Ma'ruf Amin

2. Dalam jabatan sebagai Rais 'Aam Syuriah PBNU (Jabatan Tertinggi dalam PBNU), Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin mempunyai pengaruh besar untuk merangkul semua elemen dalam Keluarga Besar Nahdatul Ulama untuk mendukung pencalonan Jokowi - Ma'ruf Amin.

3. Seperti yang kita tahu bahwa PKB meskipun jumlah suaranya kelas menengah tapi mempunyai pengaruh kuat untuk menentukan konstelasi koalisi-koalisi dalam Pilpres 2019. Dan kita semua tahu betapa berambisinya Muhaimin Iskandar yang ngebet jadi Cawapres Jokowi. Namun kita juga tahu keinginan Cak Imin sudah pasti akan mendapatkan resistensi kuat dari partai-partai koalisi pendukung Jokowi dan para relawan Jokowi. Untuk menetralisir agar Cak Imin yang imut ini agar tidak ngambek dan keluar dari koalisi, hanya Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin yang mampu melakukannya. KH Ma'ruf Amin adalah figur yang sangat disegani oleh Cak Imin.

4. Kehadiran sosok Ulama Besar Prof.Dr. KH Ma'ruf Amin yang juga Ketua Umum MUI menjadi pendamping Jokowi secara langsung dan makjleb MEMATAHKAN tuduhan dari kelompok Bani Kampret dan kroni-kroninya bahwa Jokowi anti Ulama. Karena tidak satupun manusia waras di negeri ini yang berani meragukan kualitas keulamaan seorang Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin.

Dari 10 nama atau nama-nama berinisial M yang ada di kantong Jokowi yang selama kita raba-raba termasuk Moeldoko atau Mahfud MD, tidak ada satupun mempunyai kapabilitas menyelesaikan 4 points permasalahan yang saya sebutkan di atas sekualified Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin.

Jadi bagi saya inilah PILIHAN TERBAIK yang bisa diambil oleh Jokowi dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi konstelasi politik nasional saat ini.

Kekuatan Utama Jokowi BUKAN terletak pada partai-partai pengusung, melainkan pada pundak para relawan Jokowi yang tersebar di seluruh penjuru negeri. Untuk itu para pendukung Jokowi HARUS mendukung sepenuhnya keputusan yang telah diambil oleh Jokowi. Dan para relawan Jokowi harus bersatu padu membantu Jokowi - Ma'ruf Amin untuk memastikan sebanyak mungkin rakyat Indonesia memilih pasangan hebat ini. Tugas relawan Jokowi yang lain adalah membuat program turun ke akar rumput dan kaum mileneal untuk menarik para "swing voters" dan "undecided voters" agar mau bergabung dalam barisan besar pendukung Jokowi.

Namun dari awal saya selalu menganalogikan Jokowi seperti bunyi iklan Teh Botol Sosro. Siapapun wakil presidennya, Jokowi tetap Presiden yang terbaik.

Apalagi melawan pasangan Jenderal Kardus dan Manusia Tulang Lunak..... hmmm dengan tidak mendahului kehendak Tuhan, Insyaallah Jokowi - Ma'ruf Amin akan memenangi kontestasi Pilpres 2019.

Kuncinya adalah :
Doa
Optimisme
Soliditas - Sinergi - Konsolidasi para relawan
Kerja keras dan CERDAS
Mobilisasi kekuatan rakyat
Strategi yang cermat
Maka Indonesia yang lebih baik akan bisa kita raih bersama Jokowi - Ma'ruf Amin. 
Aamiin YRA 

Salam Satu Indonesia,

 

Sumber : facebook Rudi S Kamri
 

 
Friday, August 10, 2018 - 09:45
Kategori Rubrik: