Kembali Ke Akhlak Nabi

ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Teruntuk sebagian sodara2 muslim yang konon mayoritas di Indonesia yang ghirah dakwahnya LUAR BIASA tinggi..

Sebetulnya apa maksud dan tujuan njenengan mengunggah tulisan atau narasi kebencian atau sentimen agama (SARA) di grup media sosial atau percakapan privat atau besar yang heterogen?

Yang bahkan seharusnya menjadi grup yang harmonis untuk bertukar pikiran sebagai teman sekolah atau profesi

Contohnya..
Njenengan mengunggah tulisan dengan narasi seprti membenci kafir, haram bertemen dengan kafir dan sebagainya..
Lalu berkelindan dengan pilihan politik dengan menyalah2kan dan mengharam2kan sosok calon pemimpin

Apa betul itu akan membuat keimanan njenengan meningkat? 
Temen njenengan yang muslim makin soleh?
Jumlah muslim makin meningkat?

Atau bagaimana?

Yang ada adalah perasaan sedih, pedih atau saat kesedihan sudah terlewati, malah tawa empati yang ditujukan kepada njenengan. Terutama dari sodara2 yang beragama lain..

Opo ya njenengan itu ngga punya perasaan?

Opo ya Nabi Muhammad itu ngajari dakwah itu kayak gitu?

Opo yo kalo udah mengunggah tulisan2 kayak gitu njenengan nganggep lebih Islam dibanding sedulur2 muslim njenengan yang lain?

SEKALI LAGI..
Hadapi saja fitrah kita sebagai manusia itu memang berbeda-beda. Warna kulit, rupa wajah dan bentuk panca indera saja berbeda tiap2 orang. 
Apa njenengan mau menyeragamkan pikiran atau kepercayaan orang lain? Dengan paksaan?

"Tapi kamu ngga kuatir jumlah muslim Indonesia terus turun, Mar? Kita harus terus dakwah. Ya lewat FB, WA dll.."

Ya justru jangan2 jumlah muslim turun, berganti apatisme atau bahkan tak mau berTuhan meningkat, gara2 njenengan nir-empati seperti itu

Lagipula..
Kalo jumlah muslim Indonesia turun juga kenapa??

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Wednesday, February 6, 2019 - 09:45
Kategori Rubrik: