Kelompok Radikal "Panas" dengan Status Denny Siregar

ilustrasi

Oleh : Muannas Alaidid

Sebagai penggiat medsos dengan follower cukup banyak DS punya tempat & pengaruh luar biasa.

Dia punya sikap tegas thd radikalisme, intoleransi dll, mesti konten lainnya juga banyak edukasi publik khususnya thd isu-isu nasional yg tak jarang dibungkus dengan candaan, dari sini tergambar tdk semua influencer punya level sepertinya.

Krn sikap politiknya ini, pasti gak semua orang senang apalagi yang bersebrangan, bakal merasa terganggu.

Tapi yg saya kenal dia punya data dan reseacrh yg dapat dipertanggungjawabkan dalam analisanya sehingga sulit bila ada pihak yg mengancamkan melaporkan macem-macem seperti hari ini.

jangan dilaporkan bahkan ancaman pembunuhan dengan penggal kepala pernah dialami dia. DS sangat memahami posisinya yang selalu menjadi santapan lawannya, jadi mereka ini yang sebtulnya tdk siap juga beda pendapat dan berdemokrasi.

Mereka dipenuhi nafsu aja untuk melaporkan meski kalo saya yg melaporkan mereka anggap tukang lapor dan gak ada kerjaan katanya, ini anehnya.

Lihat laporan mereka soal ini, sdh jelas dlm foto tertera ‘hanya ilustrasi’ kok disoal dan tulisannya itu pun jelas tdk menyinggung nama siapapun dan ponpes manapun. nanti klo tdk terbukti dibilang kebal hukum.

Mereka lupa demo melibatkan anak dalam aksi dari foto yg disoalkan itu adalah pelanggaran yg jauh lebih serius bahkan ancaman pidananya bisa 5th s.d 15th penjara, Gajah dipelupuk mata tdk keliatan semut diseberang lautan keliatan, jadi ini bkn penegakkan hukum tapi bisa dipastikan laporan dibuat hanya untuk membela kepentingan kelompoknya.

Soal tuduhan DS ini kebal hukum juga framing mereka aja untuk menunjukkan seolah ada ketidakadilan padahal memang tdk ada pidananya.

lihat bagaimana mereka mendatangi kepolisian setempat dan meminta ditangkap sambil membawa massa inikan namanya intervensi mengambil alih tugas polisi, menjadikan massa sbg alat bukti, modusnya selalu begitu kalo keinginannya tdk dituruti kemudian orang dilebeli kebal hukum.

Jadi hukum dipaksa ikutin maunya mereka bkn maunya hukum, ngomongnya menegakkan hukum tapi caranya melanggar hukum, ini tdk pas dan harus dilawan.

Sumber : Status Facebook Muannas Alaidid.

Monday, July 6, 2020 - 09:30
Kategori Rubrik: