Kekayaan Bukanlah Hidup itu Sendiri

ilustrasi

Oleh : Herry Tjahjono

Siapa tak tahu Mark Zuckerberg ? Drop out kuliah. Menikah umur 34 tahun. Kekayaannya lebih dari 1000 trilyun rupiah yang konon siap disumbangkan.

Dia menjatuhkan pilihan untuk menikahi Priscilla Chan, seorang dokter anak dengan mas kawin ruby yang harga per-karatnya cuma 1 juta. Upacara pernikahan cukup dilakukan di belakang rumahnya, dan hanya dihadiri 100 orang.

Ada pesan moral yang menggetarkan. Kalau mau, Mark bisa mendapatkan perempuan super cantik di muka bumi. Dia juga bisa menyelenggarakan pesta pernikahan paling mewah di muka bumi. Tapi ia memilih Priscilla, perempuan berwajah biasa, yang sama sederhananya dengan Mark dalam menjalani hidup keseharian.

Kekayaan luarbiasa tak membuat Mark gelap mata soal perempuan. Pun tidak soal kemewahan. Priscilla, bagi Mark - setidaknya sampai saat ini - melebihi nilai seluruh kekayaannya. Bahkan baginya, hidupnya (bersama sang istri) jauh lebih berharga dari kekayaannya. Maka mereka menjalani, menikmati, mengakrabi hidup mereka apa adanya - relatif tak tersentuh dan "teracuni" oleh kekayaannya yang menyilaukan mata.

Kekayaan - sebesar apapun - bukanlah hidup itu sendiri.

Sahabat, selamat menjalani harimu yang baru, hidup baru..

By : HT

Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono

Monday, August 10, 2020 - 09:30
Kategori Rubrik: