Kejar Rating Mbak Bodrek

ilustrasi
Oleh : Reno Risanti Amalia
 
Meskipun berkilah tidak mencari rating dengan cara mengundang Menkes Terawan dan lantas melakukan aksi teatrikal, berbicara dengan bangku kosong saat Pak Terawan tak bisa menghadiri panggung omong kosong itu, sebenarnya si mbak telah seterang-terangnya menggiring publik untuk menyaksikan aksi kejar rating tersebut.
 
Pak Terawan sendiri jelas merupakan bintang dalam penanganan masalah pandemi Covid di Indonesia karena posisinya sebagai menteri kesehatan. Mengundangnya, apalagi dengan maksud memojokkan dengan berbagai pertanyaan dan pernyataan yang dibacakan pada sebuahkursi kosong, jelas akan diburu pemirsa di seluruh jagat Indonesia.
Singkat kata, tayangan si mbak ini, dengan menggunakan tagar #MenantiMenkes, pasti akan diperbincangkan berhari-hari dan viral kemana-mana dengan berbagai penyimpangan informasi. Hal ini sudah terjadi berkali-kali pada Pak Terawan, dan mungkin itu juga yang membuatnya memilih bekerja dalam diam. It's a lot better, Pak; lebih baik menggarap kebun daripada sibuk menyuruh pergi nyamuk yang sibuk berngiung-ngiung.
Upaya si mbak menyudutkan Pak Terawan begitu terang benderang. Dengan uppercut pernyataan banyaknya menteri kesehatan di luar negeri yang mengundurkan diri. Ia bertanya, kenapa Pak Terawan tidak? Apakah Pak Terawan lebih hebat? Lalu seolah sadar bahwa ujarannya terlalu keras, ia melembutkan ksta dan suara: "Memang masalah ini bukan tanggung jawab Bapak sendiri. Tapi paling tidak bapak memberikan gambaran".
Weleh-weleh, apakah selama ini Pak Terawan tidak berkata apapun? Lah wong tiap kata-katanya nyampe di media bisa beda isinya kok, bukan cuma makna loh, tapi sak isinya berubah. Terus ngapain tooo Mbaknyaaa, ngebet banget menampilkan Pak Terawan? Mau memberi panggung klarifikasi? Lah model dan isi pertanyaannya kayak gitu kok. Ntar yang ada Pak Terawan malah diem, senyum males, ngeliati sampeyan sibuk berasumsi.
Nah enak to, Mbak, dipojokin gitu? Dibilang cuma kejar rating dengan judul dan isi acara yang ndompleng popularitas orang. Lah ini mah sejenis sama wartawan bodrek penulis media abal-abal dengan judul clickbait dan isinya bolak-balik itu-itu aja. Perbaiki konten acaramu Mbak, belajar sama KICK ANDY bagaimana menghormati narasumber.
Paham yaa?
 
Sumber : Status Facebook Reno Risanti Amalia
Thursday, October 1, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: