Kegenitan Intelektual Saat Memimpin

ilustrasi

Oleh : Ainur Rofiq Al Amin

1. Bermula dari berita https://news.detik.com/…/kepala-bpip-sebut-agama-jadi-musuh….

2. Lalu muncullah penentangan, bahkan ada lembaga yang meminta agar dipecat https://m.cnnindonesia.com/…/mui-minta-jokowi-pecat-kepala-…. Tidak ketinggalan, politisi berkomentar yang aneh https://www.viva.co.id/…/1199505-sebut-agama-musuh-pancasil…

3. Muncul masukan dari tokoh nasional bahwa dalam pandangannya, bukan agama yang jadi lawan Pancasila, tetapi beberapa ideologi berbasis pemahaman ajaran agama yang memungkinkan perseteruan itu terjadi.

4. Tidak ketinggalan tokoh yang sering berhadapan dengan radikalisme dan terorisme menjelaskan, idiologi yang mengatasnamakan agama memang bisa menjadi musuh terbesar, tapi kalau menyebut agama adalah "musuh besar" Pancasila, tentu ini harus dipertanyakan.
Menurutnya, jangan karena sebagai garda penjaga Pancasila, lalu menganggap agama musuh Pancasila. Orang awam akan lain menyerapnya. Hal itu kontra produktif, justru kayak mendikotomikan agama dan Pancasila yang selama ini disebarkan oleh kelompok radikal. Sementara di tataran praktis, kita justru gencar menebar narasi Pancasila kompatibel dengan Islam.

5. Kalau saya sendiri secara pribadi mengatakan, tiada muslim yang melek bacaan akan percaya bahwa Prof Yudian menyerang agama. Tapi kalu video itu tidak dipotong, maka jangan salahkan ada orang akan menuduh macam-macam. Seharusnya "kegenitan" intelektual saat menduduki jabatan tinggi di masyarakat disimpan dulu. Nanti kalau sudah tidak menjabat, ya monggo mau "genit" murokkab. Pintar masih perlu ditambahi bijak. Kalau hanya alasan untuk menunjukkan eksistensi lembaga apa tidak ada cara lain? Apalagi kalau memang lembaga itu penting pasti akan selalu eksis. Saya kira bijak pendapat https://www.inews.id/…/kritik-ketua-bpip-gp-ansor-jangan-be…. Terakhir, para kiai berkata bahwa mengamalkan ajaran Pancasila sama dengan mengamalkan ajaran agama, karena memang itu nilai dari agama.
*****

Selanjutnya setelah banyak kritikan, pada jam 16.31 muncul klarifikasi https://news.detik.com/…/kepala-bpip-luruskan-pernyataan-so…

Sumber : Status Facebook Ainur Rofiq Al Amin

Friday, February 14, 2020 - 08:00
Kategori Rubrik: