Kebohongan Chep Hernawan, Sang Donatur ISIS

Oleh: Sunardian Wirodhono

 

Dalam berita CNN Indonesia (Rabu, 13 Maret 2019, jam 13.05 WIB, Chep Hernawan, Ketua Umum Gerakan Reformis Islam (Ketum Garis) mengakui meminjamkan mobil pribadinya untuk calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkampanye di Cianjur pada Selasa. Chep mengatakan penggunaan mobil berpelat nomor B 264 RIS tersebut merupakan sumbangsih darinya untuk Prabowo-Sandi. "Total saya meminjamkan delapan unit mobil," kata Chep kepada CNNIndonesia.com, Rabu (13/3). (baca: https://www.cnnindonesia.com/…/prabowo-pakai-mobil-eks-dona… )

Malam harinya, pada hari yang sama (sekitar jam 19.45) di “Apa Kabar Indonesia Malam” TV One, dalam tajuk “Ada ‘ISIS’ Dukung Prabowo, Hoax?”, ketika ditanya saat wawancara by phone oleh host dan disiarkan live, Chep mengatakan; Mobil yang dipakai oleh Prabowo itu berdasarkan transaksi sewa. Chep mengaku mobilnya direntalkan. Ia menyatakan tak berhubungan dengan Prabowo. Dia tidak tahu menahu siapa saja yang menyewa mobilnya. Untuk urusan sewa mobil itu, ia dibayar Rp 1,5 juta (lihat: https://www.useetv.com/…/15524820…/apa-kabar-indonesia-malam )

 

 

Bagaimana standar protokoler capres, jika konon mobil itu berplat palsu dan menunggak pajak hingga Rp 10 juta? Bagaimana Pak Polisi, jika hukum tumpul ke atas? Cek semua rekam jejak digitalnya. Mari kita main data, dan jernihkan persoalan ini. Sila menilai untuk apa semua kebohongan dibangun. Jika tak ada penjelasan yang gamblang dan transparan, kasihan Prabowo yang tak bisa dipercaya karena melegalkan segala cara. Jika kita demen meneriakkan ‘Save NKRI Harga Mati”, karena kita tak ingin pilpres sebagai ajang dan pintu masuk radikalisme dan terorisme beralaskan agama.

 

(Sumber: Facebook Sunardian W)

Friday, March 15, 2019 - 09:00
Kategori Rubrik: