Kebodohan Mahasiswa Universitas Islam Riau

Oleh; Aldira Maharani

 
Saya sebenarnya malas menulis ini karena emosi melihat kelakuan barbar mahasiswa yang tidak beradab dalam menyampaikan aspirasi.
 
Berhubung teman saya Anna Anna dan banyak teman lain request meminta saya menulis, sedikit akan saya tulis dan kritisi.
 
 
 
Hari Senin 10 September 2018, ribuan mahasiswa UIR Pekanbaru melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Riau sambil membakar “jenazah” yang disimbolkan sebagai Pak Jokowi, dan mereka menuntut agar Pak Jokowi mundur.
 
“Mati kau Jokowi”
"Hajar Jokowi”
“Mudah-mudahan dengan kita bakar pocong Jokowi ini semoga Jokowi akan turun dari singgasananya”
 
Begitu kata-kata tidak mendidik yang keluar dari mulut sampah mereka saat demo.
 
Tadinya saya pikir mereka hanya melakukan aksi demo saja, tapi ternyata demokrasi yang kebablasan menjadi anarkis dan brutal.
 
Ini membuktikan lembaga pendidikan sehebat apapun akan gagal dalam mendidik mahasiswa nya jika SDM mahasiswa itu tidak beradab dan cacat moral.
 
Sikap yang ditunjukkan mahasiswa Universitas Islam Riau itu tidak pantas dilakukan sebagai kaum intelektual muda.
 
Dan menurut saya mereka semua bukan sosok mahasiswa yang cerdas dalam berpola pikir serta tidak punya Attitude yang baik.
 
Mereka lebih mirip dengan orang2 di parlemen yang tidak bermutu dan berkualitas. Suka teriak2 dengan mata tertutup melihat fakta.
 
Sangat memalukan sekali tingkah dan kelakuan mereka yang berwawasan sangat rendah.
 
Sadarkah kalian atas sikap dan ulahmu itu.
 
Orang tuamu, dosen, rektor, senat universitas yang dipenuhi oleh para guru besar dan banyak alumnus yang sebenarnya kau permalukan.
 
Saya juga dulu pernah kuliah dan lulus jadi sarjana Ilmu Komunikasi Unpad kemudian lanjut kuliah lagi pasca sarjana dan berhasil meraih gelar Magister dibidang Ekonomi dengan penuh pengorbanan, perjuangan, dan dedikasi serta rasa tanggung jawab sebagai mahasiswi.
 
Tidak seperti kalian yang mempertontonkan anarkis, brutal, dalam menyampaikan pendapat dan nol prestasi akademik.
 
Pesan saya buat Mahasiswa Universitas Islam Riau,
 
Jadilah Intelektual muda yang mengedepankan nalar.
 
Nalar dan Rasionalitas serta pemikiran mesti selangkah lebih maju yang mengedepankan otak yang cerdas.
 
Jangan ngaku intelek tapi kelakuan barbar.
 
Apabila masih menjadi mahasiswa saja otak kalian tidak dipakai dengan benar, bagaimana nanti mau jadi pemimpin?
 
Mungkin jadi orang pun akan diragukan.
 
(Sumber: Facebook Aldira Maharani)
Wednesday, September 19, 2018 - 22:30
Kategori Rubrik: