Kebebasan Manusia Harus Dijaga

ilustrasi

Oleh : Muhammad Abdulkadir Martoprawiro

1
Memang ada yang sulit difahami oleh orang yang punya kecondongan untuk mengekang kebebasan orang lain. Sulit juga diterima oleh orang yang mudah menyebut ingkar dan durhaka, kepada teman yang memiliki pilihan pemahaman yang berbeda. Padahal kalimat berikut merupakan prinsip yang sangat mendasar. “Manusia tidak boleh mengekang kebebasan manusia lainnya”. Dan manusia juga tidak boleh memaksakan nilai yang dianutnya, kepada manusia lainnya.

Tentu, prinsip itu mencakup kebebasan seorang muslim, untuk tunduk dan patuh pada perintah Allah SWT. Kalau menggunakan bahasa yang agak berbeda, prinsip kebebasan itu mencakup kebebasan seorang yang beriman, untuk hidup di bawah panduan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan, yang tertulis dalam kitab suci.

Setiap orang perlu dibiarkan berada dalam keadaan bebas untiuk memilih. Tentu dibutuhkan perangkat hukum, agar kebebasan itu tidak menghilangkan atau menghancurkan kebebasan manusia lainnya. Tidak ada satu manusia pun yang boleh mengekang kebebasan manusia lainnya.

Selain perangkat hukum diperlukan juga pendidikan yang baik, agar orang tidak memilih jalan yang merugikan dirinya dan keluarganya. Pendidikan atau pembebasan dari kebodohan, akan memberdayakan setiap orang dan membekalinya dengan kemampuan untuk memilih yang betul-betul baik untuk dirinya, keluarganya, dan lingkungannya.

2
Rasulullah mencontohkan, bahkan Quran pun tidak boleh digunakan untuk mengekang kebebasan. Di “negara” Madinah, kalau mau tetap Yahudi, dan tidak mengikuti Quran, tetap boleh kok. Kebebasan mereka tetap dihormati.

Yahudi dihukum bukan karena melanggar Quran, tapi karena melanggar kesepakatan bersama. Dalam masyarakat plural, yang penting bukanlah kepatuhan pada Quran, tapi kepatuhan pada kesepakatan bersama. Dan beberapa kelompok Yahudi dihukum karena melanggar kesepakatan bersama itu, yaitu Piagam Madinah. Padahal kelompok-kelompok Yahudi itu, telah diajak duduk sama tinggi, berdiri sama rendah, ketika merumuskan Piagam Madinah secara bersama.

Hukuman kepada beberapa kelompok Yahudi itupun, bukan karena alasan sepele. Pelanggarannya amat serius, yaitu membocorkan pertahanan kota Madinah, kepada kaum Quraisy di Mekah, yang berniat melakukan genocide terhadap kaum muslim di Madinah. Bahkan beberapa kelompok Yahudi itu turut dalam penyerangan Madinah.

3
Kebebasan dan pembebasan, harus pula diartikan sebagai pembebasan dari perbudakan, dari penjajahan, dari kebodohan, dan dari berbagai keterpaksaan yang membatasi. Dalam keadaan bebas, manusia bisa lebih mampu berpikir untuk menemukan yang terbaik bagi dirinya, keluarganya, dan lingkungannya.

Dengan cara pandang ini, maka kata-kata bahwa “hidayah datangnya dari Allah”, menemukan maknanya. Hidayah bukanlah berasal dari kita, yang hanya seorang manusia. Tapi kita bisa sama-sama membangun atmosfer, agar manusia lebih mudah menemukan atau mencapai hidayah itu.

MAM

Sumber : Muhammad Abdulkadir Martoprawiro

Saturday, November 30, 2019 - 10:30
Kategori Rubrik: