Keadilan Sang Pembela

Oleh: Aldie Al Kaezzar

 

Jangan kau berani
Singgung suara adzan
Dan cadar itu, wahai kau
Karena ku kan murka
Menjerit dan tak sungkan
Membungkam mulutmu
Hai durjana penista

 

 

Jangan kau coba 
Rendahkan Rasul kami
Yang kau anggap gagal
Menegakkan syiar Islam
Rahmatan lil alamin
Sungguh ku tak segan

Tunggu dulu

Bukankah dirimu adalah 
Kawan seperjuanganku
Maaf, ku kan tutup
Mata dan telingaku
Abai segala lisanmu
Kamu bukanlah penista
Karena manusialah
Tempatnya khilaf dan dosa

Tapi kamu, hai kamu!

Lancangnya suaramu
Permainkan angka suratNya
Dalam kitab suciku
Kau tafsir urutan itu
Sekehendak syahwatmu
Laku kurang ajarmu
Kan ku balas dengan

Sebentar, kamu!

Ku kenali kau kawan
Seiring sejalanku
Kau adalah bagianku
Mengajarkan agamaku
Kasih dan maaf sesama
Insan yang alpa
Kau bukanlah penista
Tiada sengaja hal biasa

Kamu, kamulah maksudku!

Kau penghina suara adzanku
Kutahu bukan bagianku
Bukan kelompokku
Melabrakmu adalah wajibku
Kau telah hina rendahkan
Agamaku, Islamku
Tunggulah di sisimu
Ku hantar adzab duniawimu

Tidak! Tiada maaf bagimu
Jangan harap pintu itu
Terbuka tuk tindakmu
Kaulah wahai penista
Kaulah sang penghina 
Kaulah laknat semesta
Murka Ilahi ke atasmu
Biar kuhakimi hukummu

Akulah sang pembela
Sang penimbang perkara
Adilku telah teruji
Konsistensiku terbukti
Berasas cinta murni
Nan suci, ke atas cinta
Tulus membela syariat
POLITIK]

 

(Sumber: Facebook Aldie Al Kaezzar)

Sunday, April 8, 2018 - 23:15
Kategori Rubrik: