Kaum Rakus Vagina

ilustrasi

Oleh : Sahat Siagian

Alih-alih marah, saya ngenes ngelihat puluhan video khotbah, memes, dan tulisan, yang berkabar tentang ganjaran puluhan bidadari bagi para muslim di surga nanti. Saya gak tahu apakah betul ada ayat yang mendukungnya, atau itu cuma sekelas hadits, atau hanya sebatas tafsir.

Kesimpulan paling sederhana dan gampangan adalah bahwa betapa malangnya para muslimin di bumi ini. Mereka mendamba untuk meniduri belasan perempuan tapi gak laku, cuma dapat istri yang seadanya, sehingga dengan demikian kondisi itu merupakan titik masuk paling efektif untuk menjanjikan sesuatu agar mereka bertaqwa kepada Allah dan menjunjung tinggi para ulama.

Saya percaya muslimin tidak seperti itu. Saya punya banyak teman, muslimin tampan, beristri cantik, berkeluarga bahagia. Mereka tak punya dambaan mencabuli para bidadari di surga.

Tapi kenapa si Tengku dan si Riziq menjanjikan itu? Kenapa bacot si Smith begitu sibuk bicara soal begituan, demikian juga beberapa pengkhotbah lain?

Sebegitu pesimistikkah mereka melihat masa depan umat Islam di planet ini? Sebegitu tololkah kebanyakan muslimin di negeri ini menurut perkiraan mereka? Atau sebegitu pandirkah mereka sendiri?

Saya tak percaya surga sebagai loka. Tapi saya tersenyum saban dengar bagaimana orang Kristen membayangkan surga: bertemu kembali dengan ayah atau ibu atau kakek, pokoknya dengan mereka yang sudah lebih dulu tiada. Ada ungkapan mashur tentang itu: berjumpa kembali muka dengan muka.

Gak sekali pun mereka membayangkan meniduri Angelina Jolie atau Kim Kadarshian. Begitu juga teman-teman muslimin saya.

Teman-teman Anda?

Sumber : Status Facebook Sahat Siagian

Thursday, July 18, 2019 - 09:15
Kategori Rubrik: