Kau Dahulu dan Kau Sekarang

Ilustrasi

Oleh : Saeful Huda Ems

Kau dahulu mempunyai ulama pelobi politik ulung KH. Wahab Hasbullah, karena itulah kau disegani dunia. Namun sekarang pelobi politikmu Usil Mangendro, karena itulah kau hanya bikin ribut negoro...

Kau dahulu mempunyai ulama kharismatik KH. Hasyim Al-Asy'ari, karena itulah pikiran dan hatimu bersih, gagah berani. Namun sekarang ulama'mu Beib Berisik yang bringas, karena itulah kau mudah terusik dan panas...

Kau dahulu mempunyai ulama tangguh ahli pendidikan KH. Ahmad Dahlan, karena itulah kau jadi pelopor-pelopor sarjana berpendidikan. Namun sekarang ahli pendidikanmu Anis Tongedan, karena itulah kau sekarang tua-tua hanya jadi demonstran...

Kau dahulu mempunyai ulama dan politisi sejati KH. Abdurrahman Wahid, karena itulah kau panen karya dan merajai Nusantara. Namun sekarang politisimu Wakwo dan Fahadlizongo, karena itulah kau jadi plonga-plongo...

Kau dahulu mempunyai cendekiawan muslim hebat Cak Nurcholish Madjid, karena itulah kau jadi cerdas dan tak gampang taklid. Namun sekarang cendekiawanmu Aa Glosor, Ngaripin Ngilham, Felix Sialan, karena itulah pemahaman agamamu tampak instan, karbitan...

Kau dahulu muslim yang membuatku kerap terpesona bangga, tetapi kau sekarang muslim yang membuatku malu tak terkira. Siapakah sesungguhnya engkau, wahai jiwa yang kehilangan nalar sehat dan kesadaran?...(SHE).

Sumber : Status Facebook Saiful Huda Ems

Thursday, November 2, 2017 - 16:45
Kategori Rubrik: