Kata Siapa Tak Butuh Tol

Ilustrasi

Oleh : Ahmad Tsauri

Kalau benar sayang kepada umat, kalau benar memikirkan umat Islam, tidak mungkin ngomong, "kami tidak butuh tol". Kami umat Islam butuh, kata siapa tidak butuh. Kalau ngomong begitu Anda atas nama pribadi saja, jangan bawa-bawa umat atau mendaku sebagai ulama Islam.

Saya butuh Tol, umat Islam butuh Tol. Awal kerjasama dengan Toha Putra, supaya bisa ketemu Habib Abdullah Toha pagi hari, dari Pekalongan ke Semarang saya berangkat jam 10 malam. Tidur di pom bensin. Nginap diteman merepotkan, nginep di hotel mubadzir karena hanya kepake 3 jaman, akhirnya tidur di pom bensin. Karena kalau pagi, mulai jam 6.30 dari mangkang-sampai Krapyak sebelum Bandara lama pasti macet.

Saya pernah mudik hari raya, Cirebon Purwakarta 20 jam karena Cirebon, Indramayu, Cikampek sampai Sadang Purwakarta macet. Begitu juga waktu ke Pekalongan, awal pintu tol breksit dibuka, Cirebon-Tegal 14 jam. Tersiksa luar biasa.

Kata siapa tidak butuh TOL? Waktu ngomong "kami tidak butuh tol", sebaiknya Anda tanggalkan Sorban Anda, seperti seorang Habib yang menanggalkan sorbannya, saat merokok atau bermusik. Jangan campur adukan urusan pribadi dan keumatan.

Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

Monday, January 7, 2019 - 20:30
Kategori Rubrik: