Kapolri Beragama Nasrani

ilustrasi
Oleh : Baktiar Papahan
Presiden Joko Widodo diinfokan menunjuk Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol ldham Azis yang akan pensiun 25 Januari 2021.
Nama Listyo Sigit Prabowo bakal diajukan Presiden Jokowi ke Komisi lll DPR pada Senin (11/1/2021) ini untuk diproses mengikuti Fit And Propper Test atau uji kelayakan. Prosesi yang bakal dijalani Sigit, menerima kunjungan anggota Komisi lll ke rumah kediaman dan melakukan wawancara dengan keluarga.
Pada hari Rabu kemungkinan Sigit akan melakukan proses Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Propper Test) di DPR, dia akan diminta program-program yang bakal dilakukan setelah ditetapkan dalam sidang paripurna DPR kemudian dilantik Presiden sebagai Kapolri.
Listyo saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri. Jabatan itu ia emban sejak Desember 2019, menggantikan Jenderal Idham Azis yang diangkat menjadi Kepala Kepolisian RI menggantikan Jenderal (Purn) Tito Karnavian.
Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1991. Perwira tinggi kelahiran 5 Mei 1969 tersebut pernah menjadi Kapolres Pati, Jawa Tengah. Setelah itu dia menduduki posisi Wakil Kepala Polrestabes Kota Semarang. Kemudian menjadi Kapolres Solo yang saat itu Jokowi sebagai Walikota Solo.
Pada tahun 2012, saat Presiden Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Listyo Sigit dirotasi ke Jakarta. Ia duduk di pos Asubdit II Direktorat Tipdum Bareskrim Polri.
Pada Mei 2013, Listyo bertugas sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Sulawesi Tenggara. Dan pada tahun 2014 Listyo ditunjuk sebagai Ajudan Presiden Jokowi. Sekitar dua tahun kemudian atau pada Oktober 2016, dia menjabat Kapolda Banten dengan pangkat Brigadir Jenderal.
Pada Agustus 2018, dia menyandang pangkat inspektur jenderal yang disematkan oleh mantan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri. Tak lama, Listyo dipromosikan menjadi Kadiv Propam Polri pada Agustus 2018.
Prestasi yang ditunjukkan Sigit setelah menjadi Kabareskrim pada akhir tahun 2019 lalu telah membuat publik terkagum-kagum ketika kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan terungkap.
Sigit juga berprestasi menangkap buronan kelas kakap Joko S Chandra di Malaysia, langsung yang memimpin tim penangkapan itu bekerja sama dengan Polisi Diraja Malaysia. Proses hukum terhadap dua oknum jenderal polisi yang terlibat persengkongkolan dengan Joko Chandra dilakukan secara profesional dan transparan oleh penyidik Bareskrim Polri.
Ada 4 kandidat Jenderal kuat diprediksi menduduki jabatan Kapolri,
1. Boy Rafli Amar
2. Agus Andrianto
3. Gatot Eddy Pramono
4. Arief Sulistyanto.
Jika Sigit dilantik menjadi Kapolri pada minggu ini, dirinya merupakan jenderal beragama Kristiani kedua yang pernah memimpin Korps Bhayangkara ini. Sebab Jenderal Widodo Budidarmo adalah Kapolri yang beragama Kristen pertama di era Presiden Soeharto.
Masih ada yang mo demo ?
Sumber : Status facebook Baktiar Papahan
Tuesday, January 12, 2021 - 09:15
Kategori Rubrik: