Kamuflase

ilustrasi

 

Oleh : Abdul Munib

Karena pendekatan sudut pandang Ilmu tentang filsafat Pancasila, anti-teror, proxy, remanologi, semua hakikat Indonesia sekarang dan arah elit mau kemana NKRI ini dibawa belum jelas, maka ada yang mengusulkan kajian di Pakandangan membahas materi kamuflase. Mereka sudah kirim materi ini ke Kang Mat yang belum pulang lewat WA. Ini yang Kang Mat kirim. Hanya foto-foto binatang yang pandai dalam penyamaran. Tujuan kamuflase itu untuk menyamarkan diri supaya tidak ketahuan keberadaan yang sebenarnya. Membuat diri semirip mungkin dengan kenyataan. Istilah lurus-lurusnya baku tipu rame.

Bagaimana teroris membungkus kesing penampilannya Islami. FPI menampilkan diri semirip mungkin dengan ISIS. PKI berpenampilan semirip mungkin dengan pahlawan keadilan. Orde baru mempoles diri semirip mungkin dengan penumpas penghianatan PKI. PDIP bikin sampul semirip mungkin dengan PDI, padahal PDI bukan perjuangannya Megawati. PDIP yang punya Megawati. 

Partai Demokrat buat penampilan seperti lawan partai Republik di Amerika, kamuflase ketahuan suara langsung turun. Banyak cerita bahwa yang tampak kelihatan tidak identik dengan realitas yang sebenarnya.
Yang tidak waspada lah yang akan jadi korban. Cebong dan Kampret telah jadi korban drama kolosal politik. Berkeringat di lapangan sampai dipenjara dan bonyok ujungnya nonton bos makan bersama. Jangan tertipu kamuflase.

Kalau NKRI harga mati di mulut. Di kenyataan rakyat setengah mati, itu tandanya elit yang diamanati Pemilu itu sedang berkamuflase. Pelajaran yang disampaikan flora dan fauna ini, mungkin akan lebih masuk dari pada semua komentar buzzer, influencer maupun media daring apapun.

Cobalah rekayasa imajiner Jakarta dan segala jenis kamuflase yang sedang dimainkannya.

Angkringan filsafat pancasila

Sumber : Status Facebook Abdul Munib

Tuesday, December 10, 2019 - 09:15
Kategori Rubrik: