Kami Juga Bisa People Power

ilustrasi

Oleh : Nuril Arifin Husein

Aturan sudah baku bagi sebuah negara . Di sebut Undang undang Dasar atau UUD.

Aturan dibawahnya di sebut Undang undang, atau UU.
Dan ada Peraturan pemerintah pengganti undang-undang ,atau Perpu , sampai pada Derajad kepres. ( Keputusan Presiden).

Di daerah tingkat satu, propinsi dan tingkat dua kabupaten /Kota , ada aturan yang diberi nama Perda atau peraturan Daerah dan sebagainya.

Indonesia kita ini Negara besar.
Bentuknya Negara kesatuan . 
Jadi..
Bukan negara Theokrasi atau negara agama.

Maka , jalan pemerintah annya diatur oleh Undang Undang.
Bukan oleh " Qonun atau ijtimak" .

"Lagian ijtimak kok berkulit jilid itu tanda gak faham dan tidak fokus . Kurang kerjaan."

Jadi...
Undang Undang itu juga produk Konsensus ,yang membuat DPR RI. Bukan buatan Jokowi Ma'ruf.
Maka 
Konsensus ber Bangsa dan ber Negara itu menjadi komitmen suci.

Nah...
mbok yao , jangan nganeh nganehi.

Selama , ini Rizik , teman teman etnik nya dan keturunan nya sudah mendapat perla kuan istimewa di Negeri ini .

Mengapa mendapat kehormatan dan istimewa ?
Karena mereka meng aku Arab dan Habib ;

atau keturunan 
atau keluarga 
atau masih ada darah Nabi . Kita khusnudlon s
( meski belum pernah di cek DNA - nya ).

Maka saya mohon antum sebaiknya jangan ikut campur urusan negara orang. 
Apalagi sudah tidak taat dengan undang Undang. Tidak hormat pada dasar begara 
dan menghina Falsafah bangsa .
Bahkan sudah lari dan pergi untuk menghindari proses hukum, dari negara Indonesia.

Jika ingin beramal soleh. 
Silahkan. 
Ambil jenis amalan agama. 
Masih banyak variasinya kan?

Atau bergerak di bidang pendidikan dan dakwah agama saja. 
Bikin pesantren. 
Jangan ngaku habib tetapi kerjaan nya memprovokasi orang.

Orang menjadi bingung antum gunakan varian makar dengan dasar agama. 
Atau menggunakan topeng agama. 
Ini memalukan.!!!

Ingat ..
Nabi Muhammad itu Rosul Allah. 
Bukan hanya embahnya atau bapaknya seseorang yg aneh ngaku keturunan Arab atau Habib .

Rosul Allah Muhammad Saw adalah Kebanggaan umat Islam sedunia. Imanmul Ambiya wal mursalin.

Artinya ;
Imam nya para Nabi dan Rosul
Bukan hak milik bangsa tertentu dan hanya milik orang Arab 
atau 
keturunan Arab saja.

Coba perhatikan 'Ngendikan Habib Lutfi bin Yahya ' Pekalongan yang menjadi Mufti sufi sedunia, 
Beliau berpesan kepadaku sembari duduk di lantai kamar tidurnya. 
Gus , ingat Yoo Nabi sendiri bersabda ;

"Ana Quraisy di tanah Arab . Tetapi diturunkan ke dunia untuk semua umat. Bukan hanya untuk orang Arab dan keturunan nya."

Sembari menandaskan ayat Al Qur'an, yang asbabul judulnya karena adanya konkurensi dua perempuan yang di vints Nya. Sayidatina Fatimah dan Sayidatina a'isyah.

"Makana Muhammadun aba ahadin mirrijalikum, walakir Rosulillah, wa khotamun nabiyin "

Jadi.. Jangan coba coba memanas manasi dan ikut campur dalam pemerintahan dengan cara ngawur.

Biasa..
Pilpres itu mekanisme demokrasi lima tahunan yang biasa.

Adalah sebuah keniscayaan . Dalam sistem ini ada kontes tasi untuk menentukan siapa putra terbaik yang berhak memimpin bangsa dan negara .

Jadi , ..
kalah menang itu biasa . 
Setiap peserta ; 
Pilpres.
Pilgub 
dan 
Pileg , musti legowo.
Pendek kata harus siap kalah dan siap menang.

Jangan karena merasa hebat ;

Terus tidak dapat menerima keadaan. Terus mau menang menangan
Terus...?
Mau keluar dari sistem..
Terus mau menikung seenak sendiri.

Terus ...?
Mau ganti sistem
Mau ganti Presiden setelah pilpres kalah. Gitu ?
terus main ijtimak ijtimak An Gitu ?

Ini ngawur namanya. Ini negara kesatuan republik Indonesia. Bukan negara Agama atau negara dengan sistem khilafah. 
Ingat itu...

Ingat yang beragama Islam bukan hanya kalian saja.
Kami juga Islam.
Kami mengenal dan memeluk Islam
Sebagai agama penyem purna.

Ingat..Bangsa Indonesia adalah bangsa terbesar penduduk Islamnya. Bahkan jika di banding kan dengan gabungan;

Negara Arab Saudi, 
Plus Uni emirat Arab. Plus Qatar, 
dan Irak. 
Ditambah Iran.
Plus quwait , 
Plus yaman 
Plus Yordan
Palestina..dll
umat Islam Indonesia jauh lebih banyak. Bahkan dibanding hanya dengan anggota NU saja gede jumlah anggota NU.

Sejarah ke Jalanan bangsa Jawa Dwipa, itu sejak Abat ketujuh. Seribu-an tahun.

Sejak kakek moyang kalian belum ber imigrasi ke bumi Nusantara pada abad ke 18. Ingat itu.

Tubuh kami mengalir darah Wali Songo yang engkau nisbikan atau engkau anggap cerita isapan jempol itu .

Hahahahaha . 
Sungguh engkau ini aneh .
Mengaku habib kok kerjasamanya sama wahabi.

Apa engkau tidak tahu bahwa ;

"Wahabi itu anak kandung Khowarij."

Khowarij itu penghancur ukhuwah Islam mula mula..
Yang melalui Ibnu Muljam membunuh nenek moyang mu Sayidina Ali.
Juga Sayidina Ustman.
Mengkhianati tahkim. Dan dari tangan putra terbaik Khowarij, Ibnu Muljam membantai sang Haidar penakluk Yahudi Khaibar, Sayidina Ali karomallohu wajhah Ra.

Bang Rizik , Apa engkau tidak kenal dengan Adik Rosul dan Babul ilmi ? yang ketika itu Rosul memujinya dengan Kalimat ;
Anna Madinatul ilmi. Wa Ali Bsnbul Ilmu ( As ku kiranya ilmu dan Aku adalah pintu gerbangnya Ilmu ?

Atau 
"Anna wa Ali, kama Musa wa Harun", As ku dan Aku itu seperti Musa dan Harun ?

Lhaaa... lalu habib mu itu dari mana ?

Hahahahaha aneh. Sebenarnya rakyat ini tahu, kalian mengaku ulama dan habib hanya untuk engkau gunakan urusan perut dan dunia.
menjadi alat perebutan kekuasaan. 
Hmmmmm semua Itu sungguh memalukan.

Maka jika kalian ,
dengan" topeng apapun" akan mengganggu bangsa dan negara Indonesia. 
Berkaor kaor dari negeri Arab Saudi ,... akan kami lawan.
Sungguh...!!!
Kami siap melawan.
Kalian yang memulai,
Kami mencoba sabar,
Kami mencoba ngalah,
Kami mendudukkan persoalan itu diatas komitmen dan konsensus bangsa.

Selama ini ,
Kami tetap konsisten dengan sikap itu, 
Karena Nabi teladan kami , mendasari perjuangan Nya, juga dengan komitmen dan konsensus yang bernama :

*Piagam Madinah.*

Anda tahu piagam Madinah.? 
Yang memberi jaminan keamanan bagi semua etnik suku bangsa dan agama ..?

Wah ..
jangan jangan tidak tahu. 
Sampai tega tega nya engkau ikut ikutan Wahabi, yang memusuhi keluarga Nabi.

Ikut hilang gulung dengan Tentara Pembebasan atau Hizbut Tahrir atau dudingjat HTI .
Aaaashhh jangan jangan arti singkatan HTI pun engkau gak faham.

Lalu engkau berangkulan dengan inteljen Arab yang direkrut lewat program bea siswa , yang sebagian besar bergsbung ke PKS plus serentet ormas dan Orpol memusuhi PBNU dan NU nya..

Hahaha baik kalau begitu...
ayo ... 
PGN dan rakyat Indonesia, dengan TNI-Polri nya sudah siap lahir batin untuk membela Kiyai Dan Gus Gus NU dan segenap tanah tumpah darah.

"Is Kariman Au mut Sahidan." 
Hidup mulia atau mati syahid.

Kami Yaqin karena nabi Muhammad Saw, meng-ajarkan kami untuk tetap optimis dengan sabda beliau ;

* La Tahzan Innallaha ma ana *
Jangan khawatir Allah bersama kita.

Cah angon bebek gedibale Gus Dur

Sumber : Status Facebook Nuril Arifin Husein

Friday, May 10, 2019 - 11:15
Kategori Rubrik: