KAMI Deklarasi Di Solo untuk Menghadang Gibran Menang?

ilustrasi

Oleh : Muliadi Dauhiong

Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sudah berlangsung di Kota Solo pada Kamis 20 Agustus 2020. Sebanyak 21 daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar deklarasi KAMI di Gedung Umat Islam, Kartopuran, Solo.

Ratusan orang hadir dalam kegiatan tersebut. Tak ketinggalan sang deklalator Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Sebelumnya, deklarasi KAMI telah di gelar di Jakarta pada Selasa, 18 Agustus 2020.

Selain mendeklarasikan pembentukan presidium KAMI, masing-masing perwakilan daerah juga melakukan orasi. Orasi tersebut berisi tekad bersama untuk menyelamatkan Indonesia yang dinilai sedang mengalami keterpurukan.

Inisiator deklarasi KAMI Jateng-DIY, Mudrick Sangidoe menyebutkan, KAMI merupakan gerakan moral untuk meluruskan arah bangsa.

"Ini gerakan moral, kita ingin mengingatkan pemerintah agar jangan antirakyat, banyak memberi jasa kepada konglomerat.”

KAMI menggelar kegiatan di Solo untuk menarik perhatian sejumlah tokoh yang menganggapnya memiliki daya tarik tersendiri. Solo dianggap memiliki karakteristik yang mampu mewakili Jawa Tengah, sehingga menjadi perhatian nasional dibanding kota lain.

Sungguh aneh jika mereka MENUDUH pemerintah ANTI RAKYAT dan banyak memberi jasa kepada konglomerat. Ini jelas KRITIK untuk pemerintahan era ORDE BARU tapi yang disalahkan pemerintahan Presiden Jokowi, bukankah KEJAYAAN KONGLOMERAT itu di rezim Soeharto?

Hampir semua anak-anak Soeharto bahkan masuk dalam deretan konglomerat di Indonesia.

Apa ada anak-anaknya Jokowi yang masuk jajaran Konglomerat Indonesia saat ini? Kan TIDAK.

Atau, KAMI sebenarnya ingin membela Konglomerat rezim ORBA yang sekarang ini dipangkas semua aksesnya hingga menyerang pemerintahan Jokowi karena SAKIT HATI?

Apakah tujuan deklarasi KAMI di Solo ini ingin menghadang Gibran Rakabuming Raka, yang kebetulan anak sulung Presiden Jokowi sebagai langkah awal untuk balas dendam sakit hatinya itu?

Kita tahu saat ini anak Presiden Jokowi, Gibran sedang bertanding di Pilkada Solo, mereka bersemangat untuk menghadangnya.

Pastinya Banteng Solo, Partai pengusung dan sejumlah organ Relawan Gibran pun akan semakin gigih mengawal Gibran-Teguh di Pilwalkot Surakarta 2020 ini.
Mereka pasti, dan sudah siap, cara kotor seperti apapun LAWAN. Solo tidak boleh tersandera dengan niat yang tidak pada koridor DEMOKRASI.

#PilkadaSolo
#Gibran_Teguh
#KAMIbukanKITA

Sumber : Status Facebook Muliadi Dauhiong

Wednesday, September 9, 2020 - 17:30
Kategori Rubrik: