Kalian Bertaqiyah

ilustrasi

Oleh : Makinuddin Samin

Keseharian Kalian memusuhi kaum Syiah, khususnya Syiah Itsna Asyariyah (Syiah Imamiyah). Salah satu yang Kalian benci adalah praktik taqiyah, yang Kalian sebut sebagai pilar Syiah. Kalian menyebut taqiyah adalah bentuk kebohongan dan penipuan dalam agama Allah secara zalim dan permusuhan; karena taqiyah, Kalian memberikan label kaum Syiah sebagai penganjur kemunafikan, kepengecutan, dan kerahasiaan dalam beragama.
.
Imam Thabathabai menyebut taqiyah sebagai kondisi menyembunyikan agama atau amalan agama dalam situasi yang menimbulkan bahaya. Sedangkan Imam Khomeini menyebut taqiyah boleh dilakukan apabilan nyawa terancam (lihat buku Syiah Menurut Syiah). Taqiyah sendiri dipraktikan sejak para pendukung Ali bin Abi Thalib dirisak oleh para khalifah Banu Ummyyah pasca perang Shiffin pada 667 M.
.

Lalu sekarang Kalian ramai-ramai mempraktikkan sesuatu yang Kalian benci, bertaqiyah. Kalian datang seolah-olah ingin menegakkan kedaulatan NKRI dengan mengukuhi Pancasila sebagai dasarnya, tapi pada saat yang sama

Kalian mengafirkan, methagutkan, dan memusyrikan orang-orang yang menghormat Merah Putih, mencintai NKRI, dan mengukuhi Pancasila dengan hati dan jiwanya. Kalian menyebut Pancasila sebagai ajaran setan, Pancasila sebagai berhala modern, berhala yang menyesatkan, dan lain-lain.
.
Untuk apa Kalian rela melakukan sesuatu yang Kalian benci, bertaqiyah? Apa yang sedang Kalian dustakan, Cuk?
---------------------------------

Sumber : Status facebook Makinuddin Samin

Monday, June 29, 2020 - 10:30
Kategori Rubrik: