Kaesang, Belajarlah dari Habib Rizieq

Oleh: Afa Muafa
 

Kaesang, kabarnya dikau dilaporkan ke polisi oleh orang bernama Muhammad Hidayat. Kabarnya kata-katamu yaitu “ndeso” di vlog itu merupakan ujaran kebencian. Kelompok itu pun sudah siap mengawal kasus pelaporanmu ini. Mereka mungkin juga sudah menyiapkan demo berjilid-jilid untuk mendesak agar kasus diproses, dan memastikan bapakmu tidak mengintervensi kasus yang serius ini. Bisa jadi saat ini tengah dibentuk Gerakan Nasional Pengawal Kasus Vlog Kaesang (GNPKVK) yang akan menjadi ujung tombak dan koordinator setiap aksi demo untuk mengutuk vlogmu.

Apesnya kamu, Kaesang. Kau hanya anak muda penuh semangat yang kebetulan putra dari Presiden RI dari Ibu Negara. Kau begitu mencintai negeri ini. Kau ingin negeri ini tetap berdiri dengan Pancasila sebagai dasarnya, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyannya. Selebihnya kau hanya punya modal pintar nge-vlog, tentu saja itu modal yang sangat minim di tengah gelombang kebencian yang terus dilancarkan kepada bapakmu oleh lawan politiknya. Berkali-kali bapakmu menjadi sasaran untuk dicari kelemahannya tapi tidak berhasil juga, kini sasaran pun beralih pada dikau, anaknya. Apes...

 

 

Sang, Kaesang... kamu begitu polos. Mestinya kamu banyak-banyak be;ajar dari para tokoh agama di negeri ini. Saran saya, belajarlah bermain kata-kata dari ulama nomor satu, siapa lagi kalau bukan Habib Rizieq. Dia adalah ulama yang sangat lihai membakar semangat pengikutnya, begitu sopan, selalu tepat dalam memilih kata-kata di depan jamaahnya yang jutaan orang. Dia juga orang yang  penuh tanggung jawab dan selalu siap mempertanggungjawabkan perbuatan termasuk setiap kalimat yang keluar dari mulutnya. Dia pertanggungjawabkan langsung perbuatan dan kalimat-kalimatnya itu dengan secara langsung mengunjungi rumah Allah, bahkan tinggal di sana.

Coba simak kata-kata dia: Presiden goblok... Jokowi jokodok... Istana iblis... menteri agama sesat... Gus Dur buta mata buta hati... Pancagila ... pantat Cina... Wahabi goblok... PBB anjing... Hary Tanoe babi... kutil babi... bunuh Ahok, Yesus bidannya siapa...campur racun!!

Itu semua adalah kalimat khas yang diucapkan seorang Habib Rizieq, sang ulama sejuta umat, orang yang konon bergelar imam besar. Kata-kata itulah yang membuat dia dipuja, disayang dan ditangisi ketika dia melaksanakan ibadah umrah terlama sepanjang sejarah peradaban manusia. Para pengikut menangis karena kangen dengan kata-kata yang indah itu. Dan ajaibnya, dia tidak dilaporkan oleh orang-orang yang disebutnya dalam kalimat-kalimatnya nan elok itu. Dia juga aman dari pengikutnya yang bernama Muhammad Hidayat. Dia tidak dilaporkan sama si Hidayat yang melaporkanmu itu, Sang.

Sedangkan dikau, Kaesang... hanya bisa bilang “ndeso” dan langsung membuatmu dilaporkan oleh si Hidayat. Mestinya kau belajar dari Habib, Sang. Pakai kata-kata yang sopan dan indah seperti dia, agar makin terkenal dan vlogmu makin viral.

Ah, Kaesang, dikau memang ndeso! #eh

 

Wednesday, July 5, 2017 - 16:45
Kategori Rubrik: