Kadrun

ilustrasi

Oleh : Sulfas Erts Anto

Kadrun adalah nama yang dipinjam dari sekelompok umat yang bertabiat suka nyinyir, waton suloyo, mencampur adukkan kebaikan dan keburukan, suka memfitnah, dan mencampur adukkan agama dengan politik. Padanan nama kadrun adalah kafir.

Agama kadrun adalah agama yang mendompleng nama resmi agama di Indonesia untuk berbuat keburukan dan kezaliman dkl kadrun adalah musuh agama Islam. Agama kadrun ini mengajarkan keburukan dan kezaliman, mencampur adukkan kebaikan dan keburukan, tidak berempati pada musibah orang lain, pantang hidup bersama dalam keberagaman, pantang hidup bertetangga dengan orang lain, pantang hidup bersama dengan tatanan kolektif (sekularistik),

Agama kadrun ini menghalalkan kezaliman kawin sesuka hati, menghalalkan perselingkuhan berdalih siri, menggunakan cara-cara premanistik-teroristik-radikalistik dan pemaksaan kehendak dalam mencapai tujuan, mengajarkan ke kafiran, mengajarkan kezaliman asas bagi waris, menggunakan ayat-ayat sebagai alat menghantam pesaing, menggunakan nama agama untuk berpolitik, suka mengobarkan pertikaian SARA (Yahudi-Palestina, China pribumi, Amerika-Pribumi, Cina-Uighur, Rohingya dlsb), serta lebih berperan sebagai pengobar pertikaian dari pada sebagai pendamai dan pelerai pertikaian.

Kepercayaan kadrun ini pernah hadir menunggangi agama Yahudi klasik dan Nasrani klasik dengan sebutan Yahudi kadrun dan Nasrani kadrun. Pemuka agamanya disebut sebagai ahli kitab kadrun. Karena tabiat kadrunnya, para ahli kitab/ pendeta yahudi kadrun dan nasrani kadrun pernah diperingatkan oleh Allah SWT atas perbuatan kadrunnya yang dalam Al Qur'an disebut kafir.

Metodologi kadrun adalah metodologi terbelakang yang menumbuhkan watak-tabiat sindrom inferior dan watak-tabiat jumudistik-radikalistik. Lawan kata dari metodologi kadrun adalah metodologi rahmatan lil alamien.

Dogma kadrun: adalah ajaran hasil improvisasi tokoh kadrun masa lalu (klasik) yang dipercaya umat sampai turun temurun, bersifat absurd (wagu, janggal, aneh, lucu, mengada-ada), tidak humanistik, zalim gender, tdk nalar, serba mengharamkan, memuat sangsi hukuman yg sadistik, dan tidak ramah lingkungan. Untuk meyakinkan eksistensinya pada umat umat, dogma-dogma ujarannya ini di-akukan sebagai hadist nabi yang tentu saja palsu. Kaum kadrun berpantang untuk memilah mana yang shoheh dan mana yang maudhu, karena sebagian besar adalah maudhu hasil karyanya (hasil karya nenek moyangnya).

Doktrin kadrun adalah doktrin yang dikembangkan pada agama kadrun. Doktrin kadrun mempunyai padanan dengan doktrin premanistik yaitu kebaikan hanya berlaku bagi kalangan sendiri tidak berlaku bagi orang lain, dan halal berbuat jahat oada orang lain.

Tabiat kadrun adalah tabiat jumudistik-premanistik yang berciri tidak bisa membedakan kebaikan dan keburukan/ mencampur adukkan kebaikan dengan keburukan.

Kaum kadrun bersifat: sombong, arogan, pendengki, pengiri, hatinya buruk (atine elek), tukang fitnah, mengabaikan nalar & akal budi, lebih mengandalkan dogma buatan kaum Mullah klasik.

Akidah dari agama kadrun segala yang berbau keburukan, tidak humanistik, tidak ramah lingkungan, dan sentimen asal berbeda dg peradaban. Akidah kadrun sangat bertolak belakang dengan agama resmi di Indonesia yaitu Islam.

Islam adalah agama yang sangat sempurna. Islam bukan levelnya agama kadrun. Akidah Islamiyah duniawi berpilarkan: Islam rahmatan lil alamien (Al Anbiya 21:107), etos Menuju kualitas fitrah Allah (Ar Rum 30:30), kosdush shabili/ berjalan lurus (An Nahl 16:39), dan kebaikan/ khoiron (An Nahl 16:30).

Sumber : Status Facebook Sulfas Erts Anto

 
Friday, June 26, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: