Jurnalis Indonesia Hebohkan Gedung Putih

ilustrasi
Oleh : Azhar Muhammad
Pemerintah Amerika Joe Biden mencopot sejumlah pejabat senior di Voice of America (VOA) dan badan yang mengawasi penyiaran internasional yang terkait dengan mantan presiden Donald Trump, Kamis (21/1/2021) kemarin.
Salah satu yang dicobot jabatannya adalah Direktur VOA Robert Reilly yang baru menjabat beberapa minggu. Reilly dikabarkan menjadi bulan-bulanan setelah memecat koresponden Gedung Putih VOA asal Indonesia, Patsy Widakuswara.
Patsy mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompei dalam sebuah acara. Pertanyaan mengenai apa yang akan dilakukan Pompei untuk memperbaiki reputasi AS di seluruh dunia. Ia juga mengajukan pertanyaan apakah Pompei menyesal mengatakan akan ada pemerintahan Trump yang kedua.
Patsy Widakuswara memulai karier dengan menjadi pembawa acara radio M97 FM Prambors Group Jakarta pada usia 19 tahun. Selang beberapa waktu, ia melanjutkan kariernya di stasiun televisi Tanah Air, mulai dari ANTV hingga Metro TV.
Patsy menempuh pendidikannya di Universitas Indonesia jurusan Hubungan Internasional. Wanita yang menggemari debat ini merupakan co-founder kelompok debat Bahasa Inggris pertama di Indonesia, English Debating Society.
Pada 2001, Patsy Widakuswara mendapat beasiswa Chevening di Goldsmiths College, University of London. Wanita yang gemar membaca itu pun meraih gelar Master di bidang TV Journalism.
Dua tahun setelahnya, Patsy Widakuswara pindah ke Washington DC, Amerika Serikat, dan bergabung dengan Voice of America. Ia menjabat sebagai Senior TV Producer yang membawahi produksi berita di VOA.
Sumber : Status Facebook Azhar Muhammad
Monday, January 25, 2021 - 10:00
Kategori Rubrik: