Jual Rugi Kaos Ganti Presiden

Ilustrasi

Oleh : Mohammad Monib

Bila bener skrenshut ini, saya empati pada pedagang ini. Berharap dapat untung dari tagar 2019gantipresiden, justru ia rugi. Korban perang tagar. Begitupula bila kita sembarang gagal dapat presiden baru tanpa kriteria, rugilah rakyat & bangsa ini.

Contoh terbaik kerugian itu pada Pilgub DKI. Burung elang diganti 2 burung emprit. Maha benar Allah, iman itu tak cukup sekadar lipservice & angan2 belaka. Iman itu keyakinan & implementasi.

Saya oke oke aja kok bila Jokowi tak terpilih lagi. Asal penggantinya lebih baik dari dia. Demi kemajuan Indonesia. Asal bersih dirinya, tidak digandoli anak istrinya dalam mengelola negara. Asal kerja, karya & kinerjanya lebih mantap. Asal nyali membela 4 wakaf kebangsaan lebih kokoh darinya. Asal daftar suksesnya lebih bagus. Asal lebih sabar & berakhlak luhur dari dia.

Bukan bertagar ABJ, asal bukan Jokowi. Saya melihat, para hater & pendengki Jokowi itu tak punya argumentasi yang kokoh & berbasis nalar yang sehat. Contohnya saya temukan pada 2 alumni pesantrenku. Ustadz Ahmad Rohimi & Ikhwan Muhammad. Keduanya masuk pada ABJ. Ketika diajak dialog: hasratnya hanya berisi kecewa, dislike & yang penting presiden baru. Pilihan miskin nalar & berbasis ilmu. Padahal, saya ingin: setidaknya berbasis logika ushul al fiqh & rekam jejak kinerja. Bukan hanya karena korban tagar.

Lha, beli hape saja kita uji spesifikasinya, milih presiden kok hanya karena like & dislike?!

Sumber : Status Facebook Mohammad Monib

Monday, April 23, 2018 - 19:15
Kategori Rubrik: